TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IHSG Dibuka Menguat di Awal Pekan Didukung Saham Perbankan dan Komoditas

Agus Haryanto
20 April 2026 | 09:26
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di PT Bursa Efek Indonesia dibuka menguat pada awal perdagangan Senin (20/4/2026). IHSG tercatat naik 29,40 poin atau 0,39 persen ke level 7.663,40. Sementara itu, indeks LQ45 yang berisi 45 saham unggulan turut menguat 1,83 poin atau 0,24 persen ke posisi 760,70.

Pada awal sesi perdagangan, aktivitas pasar terpantau cukup aktif dengan volume transaksi mencapai sekitar Rp2,34 miliar lembar saham. Frekuensi perdagangan tercatat sebanyak 219.582 kali transaksi dengan nilai transaksi harian sekitar Rp1,65 triliun. Pergerakan ini menunjukkan partisipasi investor yang masih terjaga di awal pekan.

Mayoritas saham berada di zona hijau, dengan sekitar 311 saham menguat, 173 saham melemah, dan 210 saham bergerak stagnan. Kondisi ini mencerminkan sentimen positif yang cukup merata di pasar.

Penguatan IHSG pada pembukaan perdagangan ditopang oleh saham-saham berkapitalisasi besar, terutama dari sektor perbankan. Saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) tercatat naik sekitar Rp225 ke level Rp7.100 per saham. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menguat sekitar Rp120 ke posisi Rp5.750, sementara PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) naik sekitar Rp150 ke level Rp6.325. Kenaikan saham-saham perbankan ini menjadi kontributor utama terhadap penguatan indeks.

Selain sektor perbankan, saham berbasis komoditas dan energi juga memberikan dorongan positif. Beberapa saham tambang dan energi mengalami kenaikan seiring dengan stabilnya harga komoditas global, yang turut meningkatkan minat beli investor.

Secara keseluruhan, penguatan IHSG di awal pekan ini didorong oleh aksi beli selektif pada saham-saham unggulan yang memiliki fundamental kuat. Sentimen global yang relatif stabil juga memberikan ruang bagi investor untuk kembali masuk ke pasar saham domestik. Dari sisi teknikal, pergerakan indeks yang didukung oleh likuiditas yang cukup baik membuka peluang bagi IHSG untuk melanjutkan tren penguatan, meskipun tetap berpotensi mengalami fluktuasi seiring dinamika eksternal dan pergerakan dana asing.

BACA JUGA:   Rp 7 Triliun, Target Lelang Sukuk Selasa Depan

Data AI

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Data Pasar Sepekan Ditutup Positif

Next Post

PRDA Resmikan Stemcell Clinic, Perkuat Layanan Terapi Regeneratif

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR