Jakarta, TopBusiness — PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Muara Karang terus memperkuat komitmennya dalam tanggung jawab sosial dan lingkungan melalui program unggulan bertajuk Pesona Nusantara.
Program ini merupakan akronim dari Pemberdayaan Masyarakat Pesisir Menuju Jakarta Utara yang Sejahtera, yang difokuskan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir di wilayah operasional perusahaan.
Officer Humas dan CSR PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Muara Karang, Tri Nofi Nur Antoro, menjelaskan bahwa program ini menjadi payung besar bagi berbagai inisiatif sosial yang dijalankan perusahaan.
“Program Pesona Nusantara kami rancang sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat pesisir agar lebih mandiri dan sejahtera, khususnya di wilayah Jakarta Utara,” ujarnya kepada Dewan Juri TOP CSR Awards 2026, di Jakarta, Senin (27/04/2026).
Turut hadir, Agus Maulana sebagai Officer Humas dan CSR, dan Monica Anindita (Community Development Officer).
Secara profil, PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Muara Karang merupakan perusahaan yang bergerak di sektor penyediaan energi listrik. Berlokasi di Kelurahan Pluit, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, unit ini memiliki luas area sekitar 32 hektare dengan kapasitas pembangkitan mencapai 2.154 megawatt (MW).
Dengan kapasitas tersebut, unit Muara Karang berkontribusi sekitar 22 persen terhadap suplai energi listrik di wilayah Jakarta, menjadikannya salah satu tulang punggung sistem kelistrikan ibu kota.
Tak hanya berperan dalam penyediaan energi, perusahaan juga mencatat berbagai capaian strategis. Di antaranya menjadi pemilik Sertifikat Pengurangan Emisi (SPE) terbesar sekaligus yang pertama di Bursa Karbon Indonesia. Selain itu, PLN Nusantara Power juga menjadi pelopor dalam pengembangan Green Hydrogen Plant atau pabrik hidrogen hijau pertama di Indonesia.
Di bidang sosial dan lingkungan, perusahaan berhasil meraih berbagai penghargaan bergengsi. Salah satunya adalah PROPER Emas periode 2023–2024 yang kembali dipertahankan hingga tahun 2025. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi pemerintah atas kinerja unggul perusahaan dalam pengelolaan lingkungan hidup.
Selain itu, PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Muara Karang juga meraih penghargaan Top CSR Awards pada periode 2024–2025. Perusahaan juga mendapatkan sertifikasi Green Building dengan predikat emas dari Green Building Council Indonesia pada tahun 2023.
Di tingkat internasional, perusahaan turut mengukir prestasi melalui ajang Asia Responsible Enterprise Awards (AREA) 2023, yang menegaskan komitmen perusahaan dalam praktik bisnis berkelanjutan.
Tak hanya itu, sejumlah penghargaan lain juga berhasil diraih, seperti Subroto Award pada tahun 2022 dan 2024, serta penghargaan Zero Accident dari Kementerian Ketenagakerjaan yang diraih secara konsisten sejak 2016 hingga 2023.
Menurut Tri Nofi, berbagai penghargaan tersebut menjadi bukti nyata atas konsistensi perusahaan dalam menjalankan proses bisnis yang aman, andal, dan berkelanjutan.
“Penghargaan yang kami terima, khususnya dari pemerintah, menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja, baik dalam aspek operasional, keselamatan kerja, maupun kontribusi sosial dan lingkungan,” katanya.
Melalui program Pesona Nusantara, PLN Nusantara Power Unit Pembangkitan Muara Karang berharap dapat terus memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat sekitar, sekaligus mendukung pembangunan wilayah pesisir yang lebih inklusif dan berdaya.
Strategi Pengelolaan TJSL
Dalam upaya memperkuat implementasi Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN Nusantara Power Unit Muara Karang terus mengembangkan strategi pengelolaan dampak yang ditimbulkan dari aktivitas operasional perusahaan. Strategi ini dirancang secara komprehensif untuk menjawab berbagai tantangan, mulai dari masalah lingkungan, kesehatan, sumber daya manusia (SDM), hingga ketahanan pangan masyarakat.
Pada aspek masalah lingkungan, PLN Nusantara Power Unit Muara Karang menjalankan inovasi pengelolaan limbah tulang ikan rata-rata 100 kg/bulan. Selain itu, melalui Bank Sampah Bahari Utama, perusahaan berhasil mengelola sampah plastik dalam setahun mencapai 42,3 ton. Inovasi pengelolaan limbah juga dilakukan terhadap limbah kayu rata-rata 125 kg/bulan, serta limbah kain perca 29 kg/bulan. Dan, limbah saklar pembangkit 1 kg/bulan
Tidak hanya itu, perusahaan turut berkontribusi dalam mengurangi potensi emisi dari limbah kayu sebesar 1,020537 ton CO2 eq/tahun.
Di bidang masalah kesehatan, PLN Nusantara Power Unit Muara Karang berfokus pada peningkatan pengetahuan 36 ibu kader posyandu. Upaya ini mencakup peningkatan pengetahuan mengenai pemantauan 209 ibu balita terkait tumbuh kembang dan balita stunting. Program ini menunjukkan hasil signifikan dengan peningkatan pengetahuan 12 kader TB paru, serta berhasil menyembuhkan 125 pasien TB paru melalui berbagai intervensi kesehatan yang terstruktur.
Sementara itu, pada aspek masalah SDM, perusahaan mencatat peningkatan kapasitas 45 ibu rumah tangga melalui program Rumah Jahit. Selain itu, mengurangi stigma negatif terhadap penderita TB paru melalui sosialisasi dan kelas OTP (Obrolan tentang TB Paru), yang bertujuan membangun pemahaman serta mengurangi diskriminasi di masyarakat.
Di sisi lain, untuk mengatasi masalah ketahanan pangan, PLN Nusantara Power Unit Muara Karang mengembangkan budidaya sayuran hidroponik di Kampung SIDul dengan rata-rata produksi 32 kg/bulan. Tidak hanya itu, budidaya ikan (silvofishery) di Kampung Mang Jasri juga menunjukkan hasil yang positif dengan rata-rata produksi 60 kg/tahun.
Seluruh strategi tersebut memberikan dampak keputusan operasional yang nyata. Pengurangan emisi karbon berhasil dicapai melalui inovasi Turbonmachinery Advance Air Filtration GT 3.1 sebesar 43.976,11 ton CO2e. Selain itu, penyerapan CO2 melalui penanaman mangrove mencapai 567,81 ton. Upaya konservasi mangrove juga dilakukan di area seluas 2,4 hektare sebagai langkah pencegahan abrasi serta pelestarian keanekaragaman hayati.
Lebih lanjut, strategi TJSL ini juga memberikan dampak terhadap stakeholder. PLN Nusantara Power Unit Muara Karang turut membantu pemerintah daerah dalam memberdayakan masyarakat dan berhasil mengantarkan Ibu Nuraini sebagai Local Hero untuk juara 1 di tingkat nasional dalam ajang inovasi sosial. Program tersebut mewakili Jakarta Utara dan menjadi bukti keberhasilan kolaborasi antara perusahaan dan masyarakat.
Selain itu, kelompok masyarakat binaan yang dikembangkan perusahaan mampu memberikan peningkatan kualitas SDM yang berdampak pada peningkatan perekonomian lima kelompok melalui program binaan CSR perusahaan. Hal ini menunjukkan bahwa pendekatan TJSL yang dilakukan tidak hanya berorientasi pada keberlanjutan lingkungan, tetapi juga pemberdayaan ekonomi dan sosial masyarakat.
Dengan strategi pengelolaan TJSL yang terintegrasi ini, PLN Nusantara Power Unit Muara Karang menegaskan komitmennya dalam menciptakan dampak positif yang berkelanjutan, baik bagi lingkungan maupun masyarakat luas. Program-program yang dijalankan menjadi bukti nyata bahwa perusahaan mampu menghadirkan solusi inovatif dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan berkelanjutan di Indonesia.
