TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Pan Brothers Perkuat Desa Mandiri Lewat Program BISMA, Dorong UMKM hingga Pemberdayaan Disabilitas

Nurdian Akhmad
7 May 2026 | 16:34
rubrik: Business Info, CSR, Event
Pan Brothers Perkuat Desa Mandiri Lewat Program BISMA, Dorong UMKM hingga Pemberdayaan Disabilitas

Jakarta, TopBusiness – PT Pan Brothers Tbk (kode emiten: PBRX) terus memperkuat komitmennya dalam menjalankan tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) berbasis keberlanjutan melalui program unggulan BISMA atau Bina Desa Mandiri. Program ini menjadi salah satu strategi utama perusahaan dalam membangun masyarakat yang mandiri, produktif, dan inklusif di sekitar wilayah operasional perusahaan.

Melalui pendekatan yang terintegrasi, program BISMA tidak hanya berfokus pada bantuan sosial, tetapi juga mencakup pengembangan ekonomi masyarakat, pendidikan, kesehatan, lingkungan, hingga pemberdayaan UMKM dan penyandang disabilitas.

Corporate Secretary Assistant Manager PT Pan Brothers Tbk, Sudono Iswara, mengatakan keberlanjutan bisnis perusahaan harus berjalan beriringan dengan pertumbuhan masyarakat sekitar.

“Tahun 2026 ini tema kami adalah One Vision, One Action, One Love, Growing Together. Kami ingin tumbuh bersama masyarakat melalui program-program keberlanjutan yang memberikan dampak nyata bagi lingkungan sosial maupun ekonomi,” ujar Sudono dalam presentasi penjurian TOP CSR Awards 2026 yang dilakukan secara daring, Kamis (7/5/2026).

⁠Hadir pula dalam penjurian ini: Nurdin Setiawan (HRM General Manager), Trisia Indrayani (HRM Development Senior Manager), ⁠Lutfi Mulyana (HRM Operation Manager), dan ⁠Tri Wibowo (HRM Operation Manager).

Pan Brothers sendiri merupakan salah satu perusahaan apparel terbesar di Indonesia dengan delapan fasilitas produksi yang tersebar di Pulau Jawa dan didukung lebih dari 22 ribu pekerja. Perseroan memiliki kapasitas produksi hingga 111 juta pieces per tahun untuk berbagai produk garmen berteknologi medium hingga high complexity.

Sebagian besar produk Pan Brothers dipasarkan untuk kebutuhan ekspor ke berbagai negara di Asia, Amerika Serikat, Eropa, Australia, dan Selandia Baru.

Sudono menjelaskan, perusahaan telah menjadikan ESG dan Sustainable Development Goals (SDGs) sebagai bagian penting dalam strategi bisnis. Sejak 2019, perusahaan secara rutin menerbitkan sustainability report dan terus memperkuat implementasi ESG hingga level operasional.

BACA JUGA:   Dari Desa ke Dunia Industri, Program CSR Huabao Indonesia Bantu Anak Muda Jadi Lebih Siap Kerja

“Perusahaan sangat concern terhadap ESG. Kami membentuk sustainability advisory committee hingga task force keberlanjutan agar implementasi ESG berjalan dari level manajemen sampai operasional,” katanya.

Dalam perjalanan ESG perusahaan, Pan Brothers telah menjalankan berbagai inisiatif seperti green office bersertifikasi platinum green building sejak 2015, instalasi PLTS sejak 2021, program kendaraan listrik, hingga implementasi energy management system. Perusahaan juga menargetkan pengurangan emisi karbon melalui penggunaan solar panel dan kendaraan listrik operasional.

Namun di antara berbagai inisiatif tersebut, program BISMA menjadi salah satu program sosial unggulan yang paling menonjol. HRM Development Senior Manager PT Pan Brothers Tbk, Trisia Indrayani, mengatakan BISMA dirancang sebagai program pemberdayaan masyarakat yang berfokus pada pengembangan keterampilan, kesehatan, lingkungan, dan ekonomi masyarakat.

“Melalui program BISMA ini, Pan Brothers ingin membantu menciptakan masyarakat yang lebih mandiri dan produktif. Program ini juga menjadi bentuk komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat sekitar,” ujar Trisia.

Empat Pilar BISMA

Program BISMA dijalankan melalui empat pilar utama, yakni Bina Ekonomi Mandiri, Bina Lingkungan dan Kesehatan, Bina Pendidikan, serta Bina UMKM.

Pada program Bina Ekonomi Mandiri, perusahaan memberikan pelatihan keterampilan menjahit kepada masyarakat desa untuk menciptakan tenaga kerja siap pakai sekaligus mendorong lahirnya usaha konveksi mandiri. Salah satu program unggulannya adalah Jahit Hub.

Dalam program Jahit Hub, Pan Brothers membentuk UMKM rumah jahit di bawah naungan CV Rukun Mulya Sentosa dengan melibatkan delapan pengurus dan 10 anggota. Program ini bertujuan menciptakan masyarakat yang kompeten dan siap bekerja sehingga mampu meningkatkan daya beli dan kemandirian ekonomi warga.

Tahap awal program melibatkan 48 peserta dari Desa Candigatak, Cepogo, Boyolali, Jawa Tengah. Para peserta mendapatkan pelatihan menjahit dasar hingga mampu membuat pola busana, short pants, dan kemeja.

BACA JUGA:   Bangkit dari Status “Sakit” hingga Cetak Laba, Perumdam Minahasa Utara Kandidat Peraih TOP BUMD Awards 2026

“Hasil pelatihan ini bukan hanya teori. Saat ini peserta sudah mengerjakan order sebanyak 8.337 pieces seragam dari PT Apparelindo Prima Sentosa dan ditargetkan selesai pada Juni tahun ini,” kata Trisia.

Selain di Boyolali, program pelatihan menjahit dan pemberdayaan UMKM juga dilakukan melalui kolaborasi dengan berbagai mitra seperti Yayasan HIMMATA dan YPO di Jakarta Utara, PT Borneo Indobara di Kalimantan Selatan, hingga SMK Jaya Buana di Tangerang.

Di Plumpang, Jakarta Utara, program pelatihan melibatkan 40 peserta komunitas lokal yang kini telah menerima order produksi cover kursi dan rompi seragam sekolah.

Sementara di Kalimantan Selatan, Pan Brothers bersama PT Borneo Indobara membentuk lima rumah jahit yang masing-masing diisi 20 perempuan lokal. Hingga Oktober 2025, program tersebut telah menghasilkan 4.796 pieces seragam karyawan PT Borneo Indobara.

Kemudian di Tangerang, perusahaan juga menggelar pelatihan menjahit berbasis kompetensi bersama SMK Jaya Buana yang diikuti alumni, pencari kerja, dan masyarakat sekitar sekolah. Program ini bertujuan meningkatkan keterampilan menjahit sekaligus membuka peluang kerja baru.

Tidak hanya fokus pada ekonomi, BISMA juga mencakup program kesehatan dan lingkungan masyarakat. Salah satu program unggulannya adalah penyediaan sarana air bersih di Desa Candigatak, Cepogo.

Trisia menjelaskan, program tersebut dilatarbelakangi persoalan kesulitan air bersih saat musim kemarau. Karena itu perusahaan melakukan pengeboran sumur bor dengan target kedalaman hingga 130 meter.

Program tersebut dijalankan melalui kolaborasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Boyolali, BSI Maslahat, pemerintah desa, serta berbagai pihak lainnya. Selain itu perusahaan juga aktif melakukan edukasi pola hidup sehat dan penyuluhan kesehatan ibu hamil sebagai bagian dari upaya pencegahan stunting.

“Kami melakukan penyuluhan seribu hari pertama kehidupan karena periode tersebut merupakan fase penting dalam pencegahan stunting,” ujar Trisia.

BACA JUGA:   ITDC Pastikan The Mandalika Jadi Tuan Rumah Sejumlah Event Otomotif Bergengsi

Program Inklusi Sosial

Pan Brothers juga memperkuat komitmennya terhadap inklusi sosial melalui program Disability Empowerment. Program ini mencakup rekrutmen, pelatihan menjahit, hingga pembentukan UMKM binaan bagi penyandang disabilitas.

Perusahaan secara rutin menggelar pelatihan selama 18 hari bersama FKDB Kresna Patra Boyolali dengan peserta sekitar 20 orang setiap tahun. Para peserta mendapatkan pembekalan keterampilan menjahit dan kesempatan kerja di industri garmen.

“Apabila ada kebutuhan tenaga kerja di perusahaan, peserta akan direkrut sesuai kebutuhan. Namun jika belum ada kebutuhan, pelatihan tetap kami lakukan agar mereka memiliki skill tambahan dan bisa mandiri,” kata Trisia.

Hingga 2025, jumlah pekerja penyandang disabilitas di lingkungan grup Pan Brothers tercatat mencapai 169 orang yang tersebar di berbagai entitas perusahaan. Atas komitmen tersebut, perusahaan berhasil meraih peringkat kedua kategori perusahaan yang mempekerjakan tenaga kerja penyandang disabilitas dari Kementerian Ketenagakerjaan.

Berkat komitmen kuat dalam menjalankan program CSR dan implementasi ESG secara berkelanjutan, PT Pan Brothers Tbk kembali terpilih menjadi kandidat peraih TOP CSR Awards 2026. Pengakuan tersebut melanjutkan capaian perusahaan pada tahun sebelumnya yang berhasil meraih penghargaan TOP CSR Awards 2025 dengan predikat Star 5.

Tags: PT Pan Brothers TbkTOP CSR Awards 2026
Previous Post

WIKA Beton Perkuat Komitmen Keberlanjutan dan Ekspansi Global pada Ajang TOP CSR Awards 2026

Next Post

IndoBuildTech Bandung 2026 Resmi Digelar, Dorong Inovasi Industri Bangunan dan Arsitektur di Jawa Barat

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR