TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

JCI Diperkirakan Turun Hari Ini

Agus Haryanto
20 May 2026 | 08:21
rubrik: Capital Market
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness – Di pasar saham, melalui PT Bursa Efek Indonesia, Jakarta Composite Index (JCI) atau indeks harga saham gabungan diperkirakan turun hari ini.

Melalui laman website samuel.co.id, tim riset Samuel Sekuritas Indonesia pada Rabu (20/5/2026) menjelaskan bahwa JCI Diperkirakan Turun Hari Ini.

Pasar AS ditutup lebih rendah pada hari Selasa (19 Mei): Dow -0,65%, S&P 500 -0,67%, dan Nasdaq -0,84%. Saham jatuh karena saham teknologi yang dipimpin oleh Micron menekan Nasdaq, sementara investor menghadapi kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah, harga minyak yang lebih tinggi, dan ketidakpastian yang berkelanjutan di Timur Tengah. Imbal hasil obligasi pemerintah AS 10 tahun meningkat 1,72% menjadi 4,666%, sementara Indeks Dolar AS naik 0,14% menjadi 99,33.

Pasar komoditas juga sebagian besar ditutup lebih rendah pada hari Selasa (19 Mei): minyak mentah WTI turun 0,82% menjadi USD 107,77/bbl, minyak mentah Brent turun 0,73% menjadi USD 111,28/bbl, batu bara naik 1,01% menjadi USD 139,40/ton, CPO naik 1,12% menjadi MYR 4.585/ton, dan emas turun 1,84% menjadi USD 4.483/oz.

Pasar Asia sebagian besar ditutup lebih tinggi pada hari Selasa (19 Mei): Hang Seng naik 0,48%, Nikkei turun 0,44%, dan Shanghai naik 0,92%.

JCI turun 3,46% menjadi 6.370,68, dengan pembelian bersih asing sebesar Rp 261,2 miliar; IDR 307,4 miliar di pasar reguler, dan Rp -46,2 miliar di pasar negosiasi. Arus masuk dana asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh MDKA (Rp 340,7 miliar), diikuti oleh ADRO (Rp 207,4 miliar), dan MBMA (Rp 99,9 miliar). Arus keluar dana asing terbesar di pasar reguler tercatat oleh BBCA (Rp 306,1 miliar), diikuti oleh BREN (Rp 115 miliar), dan BBRI (IDR 99,5 miliar). Saham-saham yang mengalami pergerakan terbesar adalah SRAJ, AMRT, BRIS, sedangkan saham-saham yang mengalami pergerakan terbesar adalah BBCA, DSSA, MORA.

BACA JUGA:   MUTU Dapatkan Fasilitas Kredit

Pagi ini, baik KOSPI (-0,74%) maupun Nikkei (-1,89%) dibuka lebih rendah. “Hari ini, kami memperkirakan JCI akan turun di tengah sentimen negatif dari pasar global dan regional,” demikian isi riset.

Tags: ihsgindeksJCI
Previous Post

Masih Ada Net Buy Asing, Analis Rekomendasikan Beli Saham BMRI, MDKA, ADRO, ENRG, BBNI, dan BRMS

Next Post

IHSG Dibuka Melemah, Tertekan Saham Perbankan dan Komoditas

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR