Jakarta, BusinessNews Indonesia—Obligasi keluaran Permodalan Nasional Madani (PNM) yang dicatatkan hari ini di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, mendapatkan peringkat Single A dari Pefindo (Pemeringkat Efek Indonesia). Dalam keterbukaan informasi dari otoritas BEI pagi tadi, ada dijelaskan bahwa obligasi itu bernilai nominal Rp 2,5 triliun.
Dijelaskan, obligasi itu terdiri dari dua seri. Seri A bernilai nominal Rp 1,254 triliun dan bertingkat bunga 8% dengan tenor tiga tahun.
Sementara itu, Seri B bernilai nominal Rp 1,246 triliun. Bunganya 8,5% serta berjangka waktu lima tahun.
Adapun waliamanat untuk obligasi itu adalah Bank Mega.
Selanjutnya, dijelaskan bahwa dengan obligasi PNM itu, total emisi obligasi dan sukuk yang sudah tercatat sepanjang tahun 2018 adalah 21 emisi dari 19 emiten. Totalnya senilai Rp 37,36 triliun.
Dengan obligasi PNM itu, total emisi obligasi dan sukuk yang tercatat di BEI berjumlah 354 emisi, dengan nilai nominal outstanding sebesar Rp 400,84 triliun dan USD 47,5 juta. Semua itu diterbitkan oleh 113 emiten.
Surat Berharga Negara (SBN) tercatat di BEI berjumlah 94 seri dengan nilai nominal Rp 2.196,58 triliun dan USD 200 juta. Untuk EBA (efek beragun aset) sebanyak 10 emisi senilai Rp 9,70 triliun.
