Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG kemarin ditutup naik 0.69%, tapi masih disertai dengan net sell asing ~163 Miliar. Saham yang paling banyak dijual asing adalah BMRI, MAPI, AMMN, BREN, dan TLKM.
Untuk perdagangan hari ini, menurut Fanny Suherman, Head of Retail Research BNI Sekuritas, IHSG potensi terkoreksi wajar hari ini.
“Dengan kondisi itu, maka level Support IHSG diproyeksi di rentang 5800-5875 dan level Resist IHSG diperkirakan di kisaran 5950-6000,” ujar Fanny, dalam risetnya, Selasa (7/7/2026).
Trading Idea hari ini: ICBP, UNTR, TPIA, TLKM, ITMG, dan ADRO
- ICBP Spec Buy dengan area beli di 6900-6925, cutloss di bawah 6875. Target dekat di 7000-7075.
- UNTR Spec Buy dengan area beli di 23775-23800, cutloss di bawah 23750. Target dekat di 24000-24250.
- TPIA Spec Buy dengan area beli di 1860-1885, cutloss di bawah 1855. Target dekat di 1910-1920.
- TLKM Spec Buy dengan area beli di 2460-2480, cutloss di bawah 2450. Target dekat di 2500-2540.
- ITMG Spec Buy dengan area beli di 22575-22625, cutloss di bawah 22550. Target dekat di 22725-22775.
- ADRO Spec Buy dengan area beli di 2270-2300, cutloss di bawah 2250. Target dekat di 2330-2360.
Global Overnight Review
Wall Street Rally, Dow Jones ATH. Indeks-indeks saham Wall Street melanjutkan penguatan pada perdagangan Senin (6/7). Indeks Dow Jones naik 0,29%, sekaligus all time high.
Sementara itu, S&P 500 menguat 0,72%, dan Nasdaq Composite melesat 1,12%. Saham-saham teknologi menjadi pendorong utama.
ETF sektor teknologi Technology Select Sector SPDR melonjak hampir 2%, dipimpin kenaikan Western Digital sekitar 7% dan Teradyne sebesar 2,8%. Dengan Marvell Technology naik lebih dari 1% dan Oracle menguat 2,5%.
Sedangkan, saham Microsoft melemah hampir 1% setelah perusahaan mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap sekitar 4.800 karyawan, atau sekitar 2,1% dari total tenaga kerjanya.
Sebaliknya, saham Dell Technologies melonjak lebih dari 4% setelah Presiden AS Donald Trump mempromosikan produk komputer Dell dari Gedung Putih usai membunyikan lonceng pembukaan perdagangan.
Bursa Asia Beragam, Pasar Menanti Sinyal Baru The Fed. Bursa saham Asia-Pasifik bervariasi pada perdagangan Senin (6/7), seiring investor mengevaluasi kembali saham-saham yang terdorong oleh AI.
Pelaku pasar juga menantikan rilis risalah rapat The Fed pada bulan Juni yang dijadwalkan rilis pekan ini.
Di Jepang, indeks Nikkei 225 hampir stagnan dengan turun tipis 0,01%, sedangkan Topix naik 0,92%. Sementara di Korea Selatan, indeks Kospi melemah 0,46%, dan Kosdaq berkurang 2,46%.
Selain itu, S&P/ASX 200 Australia terkoreksi 0,15%, Hang Seng Hong Kong menguat 1,14% dan Taiex Taiwan turun 0,48%.
Di sisi lain, beberapa emiten besar dijadwalkan merilis kinerja pekan ini, termasuk Delta Air Lines, PepsiCo, dan Samsung Electronics.
Samsung diperkirakan membukukan laba melonjak sekitar 18 kali lipat dibandingkan periode sama tahun lalu, didorong tingginya permintaan chip memori untuk kebutuhan AI. (Source: Investor Daily, Kontan, Bloomberg).
