TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

TRIS Optimistis Jaga Kinerja hingga Akhir Tahun, Alokasikan Belanja Modal Rp 35 Miliar

Nurdian Akhmad
5 August 2026 | 20:59
rubrik: Business Info, Capital Market
TRIS Akuisisi 75% Saham PT Lifestyle Pratama

Jakarta, TopBusiness – PT Trisula International Tbk (IDX: TRIS) mencatatkan kinerja positif sepanjang semester pertama 2026. Emiten tekstil dan garmen ini membukukan laba bersih sebesar Rp 57,9 miliar atau tumbuh 12,2% dibandingkan periode yang sama tahun lalu, didorong oleh peningkatan penjualan ekspor yang tetap solid di tengah tekanan industri tekstil global.

Sepanjang Januari-Juni 2026, penjualan Perseroan mencapai Rp 889,6 miliar atau meningkat 15,9% secara tahunan. Kontributor terbesar berasal dari pasar ekspor yang mencatatkan penjualan Rp 530,5 miliar, naik 20,3% dibandingkan Rp 440,8 miliar pada semester pertama 2025. Dengan capaian tersebut, pasar ekspor kini menyumbang sekitar 60% dari total penjualan TRIS, sementara pasar domestik membukukan penjualan Rp359,1 miliar.

Direktur Utama TRIS, Widjaya Djohan, mengatakan keberhasilan menjaga pertumbuhan ekspor merupakan hasil strategi diversifikasi pasar serta pemanfaatan berbagai perjanjian perdagangan yang dimiliki Indonesia.

“Di tengah dinamika geopolitik global, kami berhasil menjaga ketahanan kinerja ekspor berkat diversifikasi pasar ekspor dan memaksimalkan perjanjian dagang yang dimiliki pemerintah Indonesia, sehingga permintaan tetap stabil dan basis pasar terus meluas. TRIS bisa memenuhi pesanan dari segmen pelanggan yang menekankan konsistensi kualitas, fleksibilitas produksi, serta kemampuan multi-skill dalam proses manufaktur,” ujar Widjaya dalam keterangannya, Rabu (5/8/2026).

Dari sisi lini usaha, segmen manufaktur tetap menjadi motor utama pertumbuhan dengan kontribusi sekitar 65% terhadap total pendapatan. Segmen ini membukukan pendapatan Rp703,8 miliar atau meningkat 13,9% dibandingkan tahun sebelumnya.

Sementara itu, segmen distribusi mencatatkan pertumbuhan paling tinggi dengan pendapatan Rp203,43 miliar atau naik 42,5% secara tahunan. Segmen seragam juga menunjukkan kinerja positif dengan kenaikan 37,9% menjadi Rp 89,5 miliar. Adapun segmen ritel masih menghadapi tantangan akibat pelemahan daya beli masyarakat dan mencatatkan pendapatan Rp 79,3 miliar.

BACA JUGA:   Dengan Ornamen Lokal, Jembatan Lebih Bagus

Pada semester pertama 2026, TRIS juga mulai membukukan pendapatan dari segmen usaha baru, yakni perhotelan, menyusul aksi korporasi yang telah dilakukan sebelumnya. Segmen tersebut menyumbang pendapatan sebesar Rp 7,6 miliar dan menandai transformasi Perseroan sebagai holding company dengan portofolio bisnis yang semakin beragam.

Meski melakukan diversifikasi usaha, TRIS menegaskan bisnis tekstil dan garmen tetap menjadi fondasi utama Perseroan. Berbeda dengan sebagian pelaku industri yang mengandalkan pesanan massal, TRIS memilih fokus pada produk yang lebih fleksibel dan disesuaikan dengan kebutuhan spesifik pelanggan. Strategi tersebut dinilai menjadi keunggulan kompetitif Perseroan dalam mempertahankan kualitas sekaligus memenuhi permintaan dengan tingkat kompleksitas yang tinggi.

Untuk menjaga daya saing, Perseroan terus memperkuat inovasi melalui tim riset dan pengembangan (R&D) serta Trisula Innovation Center (TIC). Di saat yang sama, perusahaan juga aktif memperluas pasar baru sambil mempertahankan hubungan dengan pelanggan eksisting guna menjaga stabilitas permintaan.

Memasuki semester kedua, TRIS akan memfokuskan strategi pada peningkatan efisiensi operasional dan penguatan portofolio produk bernilai tambah. Perseroan telah mengalokasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp35 miliar yang akan digunakan terutama untuk peremajaan mesin produksi dan renovasi fasilitas.

Dengan strategi tersebut, TRIS optimistis dapat mempertahankan tren pertumbuhan positif hingga akhir 2026 meski industri tekstil masih menghadapi berbagai tantangan, baik dari sisi permintaan global maupun persaingan yang semakin ketat.

Tags: PT Trisula International Tbk
Previous Post

18.000 Liter Air dan 9 Pompa Air Disalurkan ke Aceh Besar untuk Tangani Kekeringan

Next Post

Pasar Alat Kesehatan RI Capai Rp 200 Triliun, Industri Diminta Manfaatkan Peluang Digital

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR