TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Asbanda Gandeng Lintasarta Perkuat Kolaborasi Strategis untuk BPD Seluruh Indonesia

Busthomi
7 August 2026 | 14:07
rubrik: BUMD, Ekonomi
Asbanda Gandeng Lintasarta Perkuat Kolaborasi Strategis untuk BPD Seluruh Indonesia

Armand Hermawan, President Director & CEO Lintasarta (kiri) bersama Rokidi, Sekretaris Jenderal ASBANDA (kanan) usai menandatangani Nota Kesepahaman Sinergi dan Kolaborasi Strategis Lintasarta dan ASBANDA pada CxO BPD Summit 2026 di Semarang, Kamis (6/8). Kerja sama ini mencakup penguatan talenta digital, pengembangan use case AI perbankan, serta pembentukan Forum Transformasi Digital & AI untuk mempercepat transformasi digital BPD di seluruh Indonesia. FOTO: Istimewa

Jakarta, TopBusiness – Lintasarta menegaskan posisinya sebagai enabler transformasi digital Bank Pembangunan Daerah (BPD) melalui Lintasarta Intelligent Core, fondasi digital berbasis AI yang mengintegrasikan Connectivity, Cloud, Cybersecurity, dan Collaboration-AI dalam satu ekosistem yang aman, terintegrasi, dan berdaulat.

Komitmen ini diwujudkan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman dengan Asosiasi Bank Pembangunan Daerah (ASBANDA) untuk sinergi dan kolaborasi strategis, serta Nota Kesepahaman Transformasi digital dengan Bank Jakarta, Bank BPD Bali dan Bank Sumsel Babel.

Lintasarta juga menegaskan komitmen sinergi strategis bersama Bank Jateng. Seluruh penandatanganan berlangsung pada CxO BPD Summit 2026, Kamis (6/8) di Semarang, Jawa Tengah.

Mengusung tema ‘Satu Fondasi, Satu Kedaulatan: Infrastruktur Digital Bersama untuk BPD’, forum ini mempertemukan regulator, hampir seluruh direksi BPD se-Indonesia, asosiasi, dan mitra teknologi.

Data OJK per Maret 2026 mencatat industri BPD memiliki total aset sekitar Rp1.036 triliun dengan CAR 26,19%. Dengan fondasi permodalan yang kuat, BPD membangun fondasi digital, ketahanan siber, dan kapabilitas AI untuk menjalankan perannya sebagai orkestrator pembangunan ekonomi daerah.

Tiga Prinsip: Sovereign, Integrated, Seamless

President Director & CEO Lintasarta Armand Hermawan mengatakan masa depan ekonomi daerah sangat dipengaruhi kemampuan BPD menjadi orkestrator ekosistem digital daerah.

“Melalui Lintasarta Intelligent Core, kami menghadirkan fondasi digital berbasis AI yang memungkinkan setiap BPD mempercepat transformasi digital secara aman, terintegrasi, dan tetap menjaga kedaulatan data serta karakteristik masing-masing daerah,” ujar Armand, dalam keterangan resminya, Jumat (7/8/2026).

Menurut Armand, fondasi tersebut dibangun di atas tiga prinsip utama, yaitu Sovereign, dengan data dan operasi yang tetap berada di Indonesia; Integrated, melalui satu arsitektur dan satu tata kelola; serta Seamless Experience, yang menghadirkan layanan mulus dari hulu ke hilir bagi nasabah.

BACA JUGA:   Estonia-RI akan Perkuat Kolaborasi Maritim dan Keamanan Siber

“Inilah wujud ‘Satu Fondasi, Satu Kedaulatan’, kekuatan bersama tanpa mengorbankan kedaulatan data dan kemandirian setiap BPD,” tegasnya.

Kolaborasi ini dirancang untuk melengkapi, bukan menggantikan, program yang telah berjalan di lingkungan ASBANDA.

Kerja sama mencakup tiga pilar yang saling menguatkan, yaitu penguatan sumber daya manusia melalui Laskar AI bersama ASBANDA University, pemanfaatan use case AI perbankan sesuai prioritas daerah, serta pembentukan Forum Transformasi Digital & AI sebagai wadah berbagi pengetahuan dan praktik terbaik antar-BPD.

Sekretaris Jenderal ASBANDA, Rokidi menyambut positif kolaborasi ini yang menjadi bagian dari upaya menjadikan BPD semakin resilien, kontributif, dan kompetitif.

“BPD adalah orkestrator ekonomi daerah. Kolaborasi dengan Lintasarta memperkuat kapabilitas talenta digital dan membuka ruang berbagi praktik terbaik antar-BPD, sehingga manfaatnya dapat dirasakan hingga ke pelaku usaha dan masyarakat di daerah,” kata Rokidi yang juga Direktur Utama BPD Bank Kalimantan Barat.

Roadmap OJK 2024-2027 dan Dampak ke Daerah

Langkah kolaborasi strategis dalam penguatan kapabilitas digital BPD sejalan dengan Roadmap Penguatan BPD 2024–2027, khususnya pada pilar akselerasi transformasi digital serta penguatan peran BPD dalam perekonomian daerah dan nasional.

Transformasi digital yang dibarengi tata kelola dan keamanan siber yang kuat menjadi kunci agar BPD semakin resilien dan kompetitif dalam melayani masyarakat serta mendorong ekonomi daerah.

Manfaat kolaborasi diarahkan mengalir ke ekosistem penta-helix daerah yang terdiri dari pemerintah daerah, pelaku usaha dan UMKM, akademisi, masyarakat, serta media.

Selain penandatanganan MoU, rangkaian CxO BPD Summit 2026 menghadirkan sesi berbagi para eksekutif perbankan, diskusi panel keamanan siber dan kecerdasan artifisial (AI), serta live demo Lintasarta Intelligent Core sebagai fondasi digital berbasis AI bagi BPD.

BACA JUGA:   BCAP Masih Incar Bank BUKU 1

Melalui kolaborasi dengan ASBANDA dan penyelenggaraan CxO BPD Summit 2026, Lintasarta menegaskan perannya sebagai enabler transformasi digital nasional. Inisiatif ini mendukung BPD memperkuat perannya sebagai orkestrator pembangunan ekonomi daerah dengan fondasi digital berbasis AI yang aman, terintegrasi, dan berdaulat.

Tags: AsbandabpdBPD seluruh Indonesialintasarta
Previous Post

Telkom Percepat Strategic Holding, 34 Entitas Dipangkas

Next Post

Terbitkan Maksimal 2,87 Miliar Saham Baru, BMAS Siap Gelar RUPSLB Minta Izin Rights Issue

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR