
Jakarta, businessnews.id — Menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) di sektor Keuangan di tahun 2020, dibutuhkan perbankan yang tak hanya sekadar kuat di permodalan namum juga dapat lebih efisien. Hal itu disampaikan Rizal Ramli, mantan menteri perekonomian RI, di Jakarta (28/4/2014).
Ekonom tersebut mengatakan, saat ini bank BUMN (badan usaha milik negara) seperti Bank Mandiri akan sulit bersaing dengan bank di negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.”Karena kurang efisien sehingga rate Bank Mandiri kalah dibanding dengan bank Malaysia dan Singapura.”
Rizal melanjutkan, jika rate bunga di Malaysia 1,2 persen sedangkan di Singapura 1 persen, maka Bank Mandiri di 6 persen. Dengan demikian, akan lucu ketika Bank mandiri membuka cabang di Malaysia dan Singapura
“Itu hanya gagah-gagahan saja, kecuali mereka bisa menurunkan bunga bank mereka,” kata dia.
Ia menilai, bukan tidak mungkin bank BUMN dapat bersaing di tingkat Asean. Sebab, jika bank BUMN seperti Bank Mandiri dan BRI (Bank Rakyat Indonesia) membuka cabang di Asean seperti di Laos, Vietnam, Burma, dan Filipina, akan dapat bersaing dengan bank Lokal di sana.
“Nah, jika itu terjadi, barulah mengepung bank di Singapura. Maka sebaiknya BRI buka cabang di Vietnam, Laos, Burma, dan Filipina,” katanya. (ZIZ)
EDITOR: DHI