Jakarta, TopBusiness – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) memperkuat layanan digital bagi pelaku usaha dengan meluncurkan fitur baru BNIdirect bisnis dan wondr Merchant pada 21 Agustus 2026.
Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, mengatakan pengembangan kedua layanan tersebut merupakan bagian dari komitmen perseroan menghadirkan layanan digital yang semakin terintegrasi untuk mendukung kebutuhan pelaku usaha.
“Peluncuran fitur baru BNIdirect bisnis dan wondr Merchant diharapkan dapat meningkatkan kualitas dan kemudahan layanan digital Perseroan bagi pelaku usaha, serta mendukung penguatan ekosistem transaksi dan layanan perbankan digital Perseroan,” ujar Okki dalam keterbukaan informasi BNI.
Pada BNIdirect bisnis, BNI menambahkan sejumlah fitur, antara lain Merchant Report, SME Financing, dan Multi User. Merchant Report memudahkan proses pengajuan sekaligus menyediakan akses terhadap laporan transaksi QRIS.
Sementara SME Financing memberikan kemudahan bagi pelaku usaha untuk mengakses solusi pembiayaan. Adapun fitur Multi User memungkinkan perusahaan mengatur akses dan kewenangan pengguna sekaligus menentukan alur persetujuan transaksi.
Di sisi lain, wondr Merchant dirancang untuk mendukung kebutuhan digitalisasi merchant, mulai dari registrasi, pembukaan rekening, pemantauan transaksi hingga settlement dana.
Melalui layanan tersebut, merchant dapat memantau transaksi secara real time dan menerima notifikasi transaksi. Wondr Merchant juga menyediakan settlement otomatis hingga lima kali sehari serta kemudahan dalam pembuatan QRIS.
BNI menilai peluncuran kedua layanan tersebut dapat meningkatkan kualitas dan aksesibilitas layanan digital bagi pelaku usaha. Perseroan juga berharap pengembangan fitur tersebut memperkuat ekosistem transaksi dan layanan perbankan digital BNI.
Dengan tambahan fitur tersebut, BNI memperluas layanan digital yang menyasar kebutuhan pelaku usaha, baik untuk pengelolaan transaksi maupun akses pembiayaan.
