Jakarta, TopBusiness — PT Rukun Raharja Tbk (IDX: RAJA) melalui anak usahanya, PT Raharja Gas Kasuri, telah menuntaskan pengambilalihan 5% saham PT Layar Nusantara Gas (LNG) pada 4 September 2026.
Penyelesaian transaksi atau completion tersebut dilakukan melalui penandatanganan Akta Jual Beli Saham oleh PT Raharja Gas Kasuri bersama Genting LNG Pte. Ltd. di hadapan notaris. Transaksi ini merupakan tindak lanjut dari perjanjian jual beli saham yang telah ditandatangani kedua pihak pada 29 April 2026.
Sekretaris Perusahaan Rukun Raharja, Yuni Pattinasarani, mengatakan penyelesaian transaksi tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kondisi keuangan maupun kegiatan usaha RAJA saat ini.
“Pelaksanaan kesepakatan sehubungan dengan rencana pengambilalihan saham pada PT Layar Nusantara, termasuk pelaksanaan kewajiban pembayaran deposit sebagaimana diperjanjikan para pihak,” tulis Yuni dalam keterbukaan informasi yang disampaikan pada Selasa (8/9/2026).
Dengan rampungnya transaksi tersebut, kepemilikan PT Raharja Gas Kasuri di PT LNG meningkat menjadi 99,99%.
Sebelumnya, RAJA telah mengungkapkan rencana pembelian 5% saham PT LNG dengan nilai transaksi mencapai US$38,575 juta. Sebagai bagian dari pemenuhan kewajiban kontraktual, RAJA juga telah melakukan pembayaran deposit kepada Genting LNG Pte. Ltd. pada 8 Mei 2026.
Yuni menjelaskan, transaksi akuisisi tersebut merupakan bagian dari kemitraan strategis RAJA dengan grup Genting Berhad dalam pengembangan dan operasional floating liquefied natural gas (FLNG).
RAJA menilai aksi korporasi ini dapat mendukung pengembangan kegiatan usaha perseroan pada masa mendatang. Perseroan juga optimistis peningkatan kepemilikan di PT LNG akan memperluas portofolio bisnis sekaligus memperkuat daya saing.
“RAJA optimistis bahwa inisiatif ini akan memperluas portofolio bisnis, meningkatkan daya saing, serta memberikan nilai tambah yang signifikan bagi seluruh pemangku kepentingan,” ujar Yuni.
PT Layar Nusantara Gas sendiri merupakan perusahaan yang mengembangkan fasilitas midstream dan kapal FLNG pertama di Indonesia. Melalui transaksi ini, RAJA memperkuat eksposurnya pada pengembangan infrastruktur gas dan rantai bisnis LNG.
Dengan kepemilikan yang kini mencapai 99,99%, langkah tersebut sekaligus memberikan posisi yang semakin kuat bagi RAJA dalam mengembangkan PT LNG dan mendukung ekspansi bisnis perseroan di sektor gas ke depan.
