TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BEI Suspensi Saham UDNG Setelah Harga Anjlok Signifikan

Agus Haryanto
16 September 2026 | 08:04
rubrik: Ekonomi
Bursa Efek Indonesia

Bursa Efek Indonesia (Rendy MR/TopBusiness)

Jakarta, TopBusiness — Bursa Efek Indonesia (BEI) menghentikan sementara perdagangan saham PT Agro Bahari Nusantara Tbk (UDNG) pada perdagangan Rabu, 16 September 2026. Penghentian sementara atau suspensi tersebut dilakukan menyusul penurunan harga kumulatif saham UDNG yang dinilai signifikan.

Berdasarkan Pengumuman Bursa Nomor Peng-SPT-00179/BEI.WAS/09-2026, suspensi saham UDNG dilakukan di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Langkah tersebut merupakan bagian dari mekanisme cooling down sekaligus bentuk perlindungan bagi investor.

“Penghentian sementara perdagangan dilakukan untuk memberikan waktu yang memadai bagi pelaku pasar untuk mempertimbangkan secara matang berdasarkan informasi yang ada dalam setiap pengambilan keputusan investasinya,” demikian keterangan Bursa dalam pengumuman tersebut.

Pjs. Kepala Divisi Pengawasan Transaksi BEI, Endra Febri Styawan, mengatakan langkah pengawasan terhadap UDNG dilakukan seiring dengan pergerakan harga saham yang berada di luar kebiasaan.

Sebelumnya, BEI juga telah menetapkan status Unusual Market Activity (UMA) terhadap saham UDNG sejak 9 September 2026 karena terjadi penurunan harga yang tidak biasa. Endra menegaskan, masuknya suatu saham dalam pengumuman UMA tidak serta-merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap ketentuan pasar modal.

“Masuknya suatu saham dalam pengumuman UMA tidak otomatis berarti emiten telah melakukan pelanggaran terhadap aturan pasar modal,” ujar Endra dalam keterangannya terkait pemantauan saham UDNG.

Dalam pengumuman UMA tersebut, BEI meminta investor mencermati jawaban perusahaan tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa, kinerja perusahaan, serta keterbukaan informasi yang disampaikan emiten. Investor juga diminta memperhatikan rencana aksi korporasi apabila belum memperoleh persetujuan RUPS.

Suspensi terbaru ini terjadi setelah tekanan jual yang cukup kuat terhadap saham UDNG. Data perdagangan hingga Selasa, 15 September 2026 menunjukkan saham UDNG ditutup di level Rp486 per saham, turun 10% dalam perdagangan harian. Dalam beberapa sesi sebelumnya, saham tersebut juga berulang kali mencatat penurunan hingga batas auto rejection bawah (ARB).

BACA JUGA:   Produsen Kereta Swiss Investasi  US$ 100 Juta Bangun Industri di RI

Dengan harga penutupan Rp486 per saham pada 15 September, UDNG telah mengalami penurunan tajam dari level Rp1.740 pada 28 Agustus 2026. Data historis menunjukkan harga saham UDNG turun sekitar 62,6% dari level tertingginya dalam periode tersebut.

Endra kembali mengingatkan investor agar menjadikan keterbukaan informasi dan perkembangan kinerja emiten sebagai bahan pertimbangan sebelum melakukan transaksi.

“Berbagai risiko dan kemungkinan yang dapat terjadi ke depan juga perlu menjadi pertimbangan sebelum melakukan transaksi,” kata Endra.

BEI dalam pengumumannya juga meminta seluruh pihak yang berkepentingan untuk senantiasa memperhatikan keterbukaan informasi yang disampaikan oleh PT Agro Bahari Nusantara Tbk.

Suspensi tersebut berlaku pada perdagangan 16 September 2026 di Pasar Reguler dan Pasar Tunai. Keputusan selanjutnya mengenai perdagangan saham UDNG akan mengacu pada evaluasi dan pengumuman Bursa berikutnya.

Tags: udng
Previous Post

Pelumas Sheel Kuatkan Produksi di Indonesia

Next Post

TCTI Bangun Human Capital Sejak Greenfield untuk Keberlanjutan Bisnis

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR