Jakarta, TopBusiness – Laju IHSG pada hari Rabu (23/09) ditutup menguat pada level 6,374.91 (+1.56%). Penguatan dipimpin oleh saham-saham sektor Basic Materials (+3.47%) dan Energy (+2.59%).
Sementara itu, asing membukukan net sell sebesar Rp468.26 miliar di pasar reguler dengan saham-saham yang paling banyak dijual seperti: BBRI, BMRI, TLKM, ISAT, dan ADRO.
Sentimen positif disebabkan oleh hasil Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI yang mempertahankan BI Rate di level 5,7 persen.
Secara teknikal, candle terakhir IHSG berbentuk white spinning top (reversal pattern), berhasil menembus MA5, indikator Stochastic golden cross pada area oversold.
“Dengan demikian, kami memperkirakan IHSG akan mengalami penguatan. Berikut saham pilihan hari ini: ENRG, BUMI, HMSP, dan MBMA,” sebut riset dari Research Team PT Reliance Sekuritas Tbk, Rabu (24/9/2026).
Sementara itu, indeks utama bursa AS Bursa saham Wall Street ditutup mayoritas melemah. Sentimen negatif disebabkan oleh kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah AS (Treasury) dan pernyataan Presiden Iran bahwa Teheran tidak akan pernah menyerah pada tekanan Amerika Serikat (AS).
MARKET OUTLOOK
Pada pagi ini (saat laporan ini dibuat), mayoritas indeks menguat. Seperti Indeks Nikkei225 menguat +1.25%.
“Kami memproyeksikan IHSG akan bergerak di kisaran support pada level 6,316 dan resistance pada level 6,437 dengan kecenderungan menguat,” ujarnya.
