Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup menguat 1,56% ke level 6.374 pada perdagangan sebelumnya. Penguatan tersebut turut disertai munculnya volume pembelian, sekaligus membawa IHSG kembali berada di atas moving average (MA) 60.
MNC Sekuritas dalam Daily Scope edisi 24 September 2026 memperkirakan posisi IHSG saat ini berada pada bagian dari wave a dalam wave (x). Dengan kondisi tersebut, IHSG diperkirakan akan menguji terlebih dahulu area 6.208-6.258.
Sementara itu, area penguatan terdekat yang perlu diperhatikan berada di kisaran 6.387-6.418.
Adapun level support IHSG berada di 6.267 dan 6.108, sedangkan resistance berada di 6.440 dan 6.535.
CUAN: Volume Pembelian Menguat, Target Rp1.010
Saham PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) menguat 1,05% ke level Rp960. Pergerakan saham ini masih didominasi volume pembelian yang meningkat.
MNC Sekuritas memperkirakan, selama CUAN masih mampu bertahan di atas level Rp890 sebagai batas stop loss, posisi saham saat ini berada pada awal wave [v] dari wave C.
Strategi yang disarankan adalah Trading Buy pada area Rp915-Rp935.
Target harga berada di Rp1.010 dan Rp1.085, dengan stop loss jika harga turun di bawah Rp890.
EMAS: Berpeluang Lanjut Menguat, Simak Area Rp7.500-Rp7.675
Saham PT Merdeka Battery Materials Tbk (EMAS) menguat 2,63% ke level Rp7.800. Penguatan tersebut masih didukung oleh dominasi volume pembelian.
MNC Sekuritas memperkirakan EMAS saat ini berada pada awal wave (A) dari wave [2] pada label hitam.
Investor dapat mencermati strategi Buy on Weakness pada area Rp7.500-Rp7.675.
Target harga yang diproyeksikan berada di Rp7.950 dan Rp8.350, sementara level stop loss berada di bawah Rp7.400.
INDY: Melonjak 10,04% dan Tembus MA20-MA200
Saham PT Indika Energy Tbk (INDY) menjadi salah satu perhatian setelah melesat 10,04% ke level Rp2.850. Kenaikan tersebut juga disertai munculnya volume pembelian dan berhasil membawa INDY menembus cluster MA20 dan MA200.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi INDY saat ini berada pada bagian dari wave B dalam wave (B).
Strategi Trading Buy dapat dilakukan pada area Rp2.720-Rp2.800.
Target harga INDY berada di Rp2.910 dan Rp2.990, sedangkan stop loss ditetapkan di bawah Rp2.660.
VKTR: Tembus MA200, Target Rp865-Rp900
Saham PT VKTR Teknologi Mobilitas Tbk (VKTR) menguat signifikan sebesar 8,44% ke level Rp835. Penguatan tersebut disertai munculnya volume pembelian dan berhasil membawa saham menembus MA200.
MNC Sekuritas memperkirakan posisi VKTR saat ini berada pada bagian dari wave C dalam wave (2).
Strategi yang direkomendasikan adalah Buy on Weakness pada area Rp810-Rp825.
Target harga berada di Rp865 dan Rp900, dengan stop loss apabila harga turun di bawah Rp795.
Lima Saham dalam Radar Trading
Pergerakan IHSG dan sejumlah saham pilihan tersebut menunjukkan adanya peningkatan aktivitas pembelian pada perdagangan sebelumnya. CUAN, EMAS, INDY, dan VKTR menjadi saham yang mendapat perhatian melalui strategi Trading Buy maupun Buy on Weakness, dengan level harga dan batas risiko yang telah ditentukan oleh MNC Sekuritas.
Investor tetap perlu mencermati pergerakan harga serta volume perdagangan dan menyesuaikan strategi dengan profil risiko masing-masing.
