Jakarta, TopBusiness – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah sebesar 3,78% ke level 4.904 pada perdagangan terbaru. Pelemahan tersebut membuat IHSG menembus level support 4.907 dan mengonfirmasi bahwa tren penurunan masih berlanjut.
Dalam riset hariannya, MNC Sekuritas (MNCS) memperkirakan IHSG saat ini berada pada bagian dari wave (v) dari wave [v]. Dengan proyeksi tersebut, indeks berpeluang melanjutkan koreksi menuju area 4.763–4.845.
Meski demikian, peluang technical rebound masih terbuka, dengan area yang perlu dicermati berada pada rentang 4.908–4.914.
MNCS menetapkan level support IHSG berikutnya di 4.847 dan 4.763. Sementara itu, level resistance berada di 5.143 dan 5.247.
Di tengah kondisi pasar yang masih tertekan, MNCS turut memberikan sejumlah rekomendasi saham dengan strategi buy on weakness untuk perdagangan 4 November 2026. Berikut ulasannya:
- DEWA – Buy on Weakness
Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) terkoreksi 6,72% ke level Rp222 dan disertai tekanan jual. MNCS memperkirakan posisi DEWA saat ini berada pada bagian dari wave 3 dari wave (C).
Investor dapat mencermati area buy on weakness pada rentang Rp180–Rp200.
Target harga saham DEWA berada di Rp254 dan Rp276, dengan stoploss apabila harga turun di bawah Rp169.
- HMSP – Buy on Weakness
Saham PT H.M. Sampoerna Tbk (HMSP) melemah 3,08% ke level Rp630. Tekanan jual masih mendominasi pergerakan saham ini, bahkan disertai peningkatan volume penjualan.
MNCS memperkirakan posisi HMSP saat ini berada pada bagian dari wave [b] dari wave A.
Adapun area buy on weakness yang direkomendasikan berada di Rp595–Rp625. Target harga ditetapkan pada Rp650 dan Rp680, sedangkan stoploss apabila harga turun di bawah Rp580.
- INKP – Buy on Weakness
Saham PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) terkoreksi 6,49% ke level Rp6.125 dan disertai tekanan jual.
MNCS memperkirakan posisi INKP sedang berada pada bagian dari wave (c) dari wave [b] pada label hitam atau wave [iii] dari wave C.
Untuk strategi buy on weakness, investor dapat mencermati area Rp5.850–Rp6.125.
MNCS menetapkan target harga INKP di Rp6.525 dan Rp7.275, dengan stoploss apabila harga turun di bawah Rp5.700.
- MDKA – Buy on Weakness
Saham PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) melemah 6,35% ke level Rp1.845 dan disertai tekanan jual.
MNCS memperkirakan posisi MDKA saat ini berada pada bagian dari wave (v) dari wave [c].
Area buy on weakness yang dapat dicermati berada pada rentang Rp1.665–Rp1.805. Sementara itu, target harga saham MDKA ditetapkan pada Rp1.915 dan Rp2.070, dengan stoploss apabila harga turun di bawah Rp1.620.
Secara keseluruhan, MNCS masih melihat potensi tekanan terhadap IHSG, meskipun peluang technical rebound tetap terbuka. Investor disarankan mencermati level support dan resistance serta menerapkan manajemen risiko dalam mengambil keputusan investasi.
