Jakarta, BusinessNews Indonesia – Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak di zona hijau pada awal pekan ini. Nilai tukar rupiah menguat menjadi sentimen positif untuk IHSG.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka naik tipis 7 poin atau 0,11% ke level 5.982,78 pada pembukaan pagi ini. Namun, selang beberapa menit, IHSG terus menguat dan kembali menembus level 6.000,87.
Membuka perdagangan, Senin (28/5/2018), ada 70 saham menguat, 31 saham melemah, dan 88 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp53,2 miliar dari 38,1 juta lembar saham diperdagangkan.
Indeks LQ45 naik 1 poin atau 0,1% menjadi 959,41, Jakarta Islamic Index (JII) turun 1,3 poin atau 0,2% ke 684,07, indeks IDX30 naik 0,4 poin atau 0,1% ke 521,28 dan indeks MNC36 naik 0,3 poin atau 0,1% ke 336,52.
Mayoritas sektor penggerak IHSG bergerak dua arah, dengan sektor industri dasar, consumer hingga properti memimpin kenaikan masing-masing 0,4%. Sementara sektor mining dan perkebunan masing-masing turun 0,3% dan 0,1%.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) naik Rp525 atau 3,3% ke Rp16.525, saham PT Pabrik Kertas Tjiwi Kimia Tbk (TKIM) naik Rp200 atau 1,5% ke Rp14.350, dan saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) naik Rp175 atau 2,5% ke Rp7.175.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain PT United Tractors Tbk (UNTR) turun Rp475 atau 1,3% ke Rp37.025, saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp300 atau 0,4% ke Rp68.600, dan saham PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) turun Rp125 atau 1,8% ke Rp6.900.
Sementara itu, bursa saham Asia pun sebagian besar menguat. Indeks saham Hong Kong Hang Seng naik 0,42 persen, indeks saham Korea Selatan Kospi menguat 0,64 persen, indeks sahamJepang Nikkei mendaki 0,04 persen.
Selain itu, indeks saham Singapura naik 0,32 persen, indeks saham Taiwan menguat 0,38 persen. Sedangkan indeks saham Shanghai melemah 0,17 persen.
