TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Berikut, Rencana Alokasi Dana Obligasi PPRO

Achmad Adhito
30 May 2018 | 12:49
rubrik: Business Info
Laba Bersih PP Properti 2017 Naik 21%

Grand Kamala Lagoon, Salah Satu Proyek Milik PP Properti (Foto: PP Properti)

Jakarta, BusinessNews Indonesia—Emiten properti, Pembangunan Perumahan Properti (PPRO), merencanakan alokasi dana triliunan Rupiah dari hasil penerbitan obligasi di Bursa Efek Indonesia (BEI).

“Dana Rp 1 triliun dari penerbitan obligasi, sekitar 45% digunakan untuk pembayaran sebagian cicilan investasi tahun sebelumnya, dan penggantian kas perseroan,” kata Direktur Utama PP Properti, Taufik Hidayat, di Jakarta, melalui keterbukaan informasi dari otoritas BEI, hari ini.

Selanjutnya, 15% dari dana itu untuk investasi. 15% lagi untuk refinancing. “Dan 25% untuk modal kerja,” ucap Taufik.

PPRO akan menerbitkan obligasi dengan skema penawaran umum berkelanjutan (PUB). Di situ, untuk tahap 1, ditargetkan adanya penerbitan senilai Rp 1 triliun. Sedangkan total target, senilai Rp 2 triliun.

Obligasi yang ditawarkan terdiri dari dua seri yakni Seri A dengan Jangka waktu tiga tahun sebesar 9,00%. Dan Seri B dengan jangka waktu lima tahun, dengan kupon sebesar 9,25%.

Taufik menjelaskan bahwa pihaknya telah menunjuk empat perusahaan efek sebagai penjamin pelaksanaan emisi. Yakni Danareksa Sekurtitas, CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, Indo Premier Sekuritas, dan Trimegah Sekuritas Indonesia. Sedangkan untuk waliamanat adalah Bank Mandiri.

Masa penawaran awal pada 28 Mei sampai dengan 7 Juni 2018. Obligasi ini mendapatkan peringkat BBB+ dari Fitch Ratings.

BACA JUGA:   Perkuat Struktur Pendanaan, OCBC Terbitkan Obligasi Berkelanjutan IV Tahap I Senilai Rp1,5 Triliun
Tags: obligasipproproperti
Previous Post

Bisnis Rumah MBR Menguntungkan, Tetapi Hati-hatilah

Next Post

Dirut BEI: Kenaikan Suku Bunga Musuh Terbesar Pasar Saham

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR