TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Masuki Bisnis Listrik, Anak Usaha MEDC Rilis Surat Utang Rp 1,2 Triliun

Busthomi
5 July 2018 | 13:48
rubrik: Business Info
Masuki Bisnis Listrik, Anak Usaha MEDC Rilis Surat Utang Rp 1,2 Triliun

Power plant/foto: istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – Anak usaha PT Medco Energi Internasional Tbk (MEDC), yakni PT Medco Power Indonesia (MPI) secara resmi menerbitkan obligasi pertama MPI I dan sukuk wakalah MPI I tahun 2018 dengan jumlah mencapai Rp1,2 triliun.Direktur Utama MPI, Eka Satria menjelaskan, sebagai perusahaan yang baru menerbitkan obligasi, permintaan tinggi atas penawaran obligasi ini bisa dianggap sebagai kepercayaan investor ke perseroan.

“Pada pencatatan obligasi dan sukuk hari ini, sebelumnya kami mencatatkan kelebihan permintaan (oversubscribed) hingga Rp400 miliar,” ungkap Eka di Jakarta, Kamis (5/7/2018).

Dia menegaskan, dana hasil dari penerbitan obligasi dan sukuk wakalah ini merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam optimalisasi manajemen kas, pembayaran kembali atas utang anak perusahaan, belanja modal dan pengembangan proyek ke depan.

“Dari Rp1,2 triliun itu, sebanyak Rp800 miliar untuk bayar utang. Sedang beberapa proyek yang akan dibiayai dari obligasi ini adalah PLTGU Riau 275 MW dan proyek PLTP Ijen 110 MW,” jelas Eka.

Lebih lanjut Eka menyebutkan, saat ini total kapasitas pembangkit listrik Medco Power sebesar 3.000 ME. “Ke depan, kami sudah memiliki dua proyek lagi dengan total kapasitas 700 megawatt,” ucap Eka.

Dengan demikian, jelas dia, dengan total kapasitas hampir 4.000 megawat tersebut perseroan akan lebih siap sebelum nantikan perseroan akan melakukan penawaran perdana saham atau Initial Public Offering (IPO).

“Jadi, total size kami sebelum IPO bisa sekitar 4.000 megawatt ya. Dan mudah-mudahan kami siap IPO secepatnya, kalau bisa tahun ini,” ujar Eka.

Direktur Keuangan Medco Power, Susilawati Nasution menambahkan, pencatatan obligasi dan sukuk wakalah ini sebagai langkah awal bagi perseroan untuk bisa mencatatkan saham di pasar modal itu.

BACA JUGA:   BNI Syariah Gelar Public Lecture

“Penerbitan obligasi dan sukuk wakalah yang kami lakukan sebagai langkah awal untuk IPO. Persyaratan untuk IPO itu hampir sama dengan proses penerbitan obligasi,” jelas Susilawati.

Dia menambahkan, saat ini perseroan tengah mengkaji dan mempelajari proses pelaksanaan IPO. “Bisa dikatakan bahwa penerbitan obligasi dan sukuk ini sebagai persyaratan untuk melaksanakan IPO ya,” imbuhnya lagi.

Tags: Medcopower plant
Previous Post

MAPA Gunakan Dana IPO untuk Bayar Utang Tanpa Bunga

Next Post

Dongkrak Investor Ritel, BEI Wacanakan Pelonggaran Transaksi Short Selling

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR