Jakarta, Business News Indonesia – Asosiasi Perkumpulan Pengembang Sukses Bersama (Perpesma) mengajak para pengembang pemula untuk meningkatkan pembangunan hunian dalam rangka mewujudkan program sejuta rumah untuk rakyat. Program pemerintah tersebut telah dicanangkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (Kementerian PUPR).
“Melalui asosiasi Perpesma, kami ingin menjaring developer –developer pemula yang terkendala modal minim namun ingin berusaha akan dibantu, pasalnya asosiasi ini telah dibantu oleh pasar modal dalam pendanaan,’ ungkap J Rizal, Ketua Umum Perpesma, di Jakarta, Sabtu (28/7).
Menurut dia, dengan adanya backlog perumahan yang cukup tinggi merupakan salah satu peluang bagi para pengembang untuk meningkatkan pembangunan hunian bagi masyarakat. Pemerintah tentunya tidak akan mampu memenuhi kebutuhan seluruh rumah bagi masyarakat mengingat anggaran yang terbatas.
“Meski baru teregistrasi di Kementerian PUPR, kami sudah memiliki proyek rumah komersil di daerah Joglo senilai Rp 20 miliar, dan itulah yang nanti kita bantu diawal. Hingga akhir tahun semakin bertabah banyak project di Jabodetabek,” pungkasnya.
Perpesma yang beranggotan 225 anggota developer pemula, dengan tagline one stop solution diharapkan bisa menjadi solusi yang tepat bagi para pengembang. Apalagi, Perpesma menganut prinsip market is the king.
Dalam kegiataannya, Perpesma juga memberikan pelatihan kepada para pengembang pemula seiring dengan banyaknya developer yang mengandalkan emosional dan feeling semata tanpa melakukan survey market sehingga akhirnya banyak project mangkrak. “Dengan pelatihan ini maka pengembang dapat lebih mudah memahami apa saja yang diperlukan agar unit rumah yang dibangunnya bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan,” katanya lagi. (red/)
