TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Asosiasi Perpesma Ajak Developer Pemula Wujudkan Sejuta Rumah

Nurdian Akhmad
28 July 2018 | 23:29
rubrik: Business Info
Asosiasi Perpesma Ajak Developer Pemula Wujudkan Sejuta Rumah

Jakarta, Business News Indonesia – Asosiasi Perkumpulan Pengembang Sukses Bersama (Perpesma) mengajak para pengembang pemula untuk meningkatkan pembangunan hunian dalam rangka mewujudkan program sejuta rumah untuk rakyat. Program pemerintah tersebut telah dicanangkan oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (Kementerian PUPR).

“Melalui asosiasi Perpesma, kami ingin menjaring developer –developer pemula yang terkendala modal minim namun ingin berusaha akan dibantu, pasalnya  asosiasi ini telah dibantu oleh pasar modal dalam pendanaan,’ ungkap J Rizal, Ketua Umum Perpesma,  di Jakarta, Sabtu (28/7).

Menurut dia, dengan  adanya backlog perumahan yang cukup tinggi merupakan salah satu peluang bagi para pengembang untuk meningkatkan pembangunan hunian bagi masyarakat. Pemerintah tentunya tidak akan mampu memenuhi kebutuhan seluruh rumah bagi masyarakat mengingat anggaran yang terbatas.

“Meski baru teregistrasi di Kementerian PUPR, kami sudah memiliki proyek rumah komersil di daerah Joglo senilai Rp 20 miliar, dan itulah yang nanti kita bantu diawal. Hingga akhir tahun semakin bertabah banyak project di Jabodetabek,” pungkasnya.

Perpesma yang beranggotan 225 anggota developer pemula, dengan   tagline one stop solution diharapkan  bisa menjadi solusi yang tepat  bagi para pengembang. Apalagi, Perpesma menganut prinsip  market is the king.

Dalam kegiataannya, Perpesma  juga memberikan pelatihan kepada para pengembang pemula seiring dengan banyaknya developer yang mengandalkan emosional dan feeling semata tanpa melakukan survey market sehingga akhirnya banyak project mangkrak. “Dengan pelatihan ini maka pengembang dapat lebih mudah memahami apa saja yang diperlukan agar unit rumah yang dibangunnya bisa berjalan sebagaimana yang diharapkan,” katanya lagi. (red/)

BACA JUGA:   Pasar Kripto 2026 akan Ditentukan Tekanan Suku Bunga dan Arus Institusi
Previous Post

Ekonom: Pencabutan DMO Batu Bara Harus Dibatalkan

Next Post

Ini Beberapa Tantangan Capai Bauran Energi 2025

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR