Jakarta, BusinessNews Indonesia – C88 Financial Technologies Group, perusahaan induk startup marketplace pembanding produk keuangan CekAja, meraih pendanaan seri C senilai US$28 juta dari sejumlah investor yang dipimpin perusahaan penilai kredit Experian.
Co-Founder sekaligus CEO of C88 Group, John Patrick Ellis mengatakan CekAja tidak hanya memperoleh investasi, melainkan turut dapat mengadopsi teknologi demand generation, analitik, serta digital on boarding yang digunakan Experian.
“Kami sangat bangga telah mendapatkan salah satu putaran terbesar Seri C fintech di Asia Tenggara, terutama dari investor yang memiliki visi yang sama dengan kami untuk memberdayakan konsumen dan mendorong inklusi keuangan di wilayah tersebut. Ada lebih dari 350 juta konsumen, hanya di Indonesia dan Filipina saja. Kami yakin bahwa kami dapat memberikan dampak positif dalam masyarakat dan komunitas kami dengan membuka akses terhadap produk dan layanan keuangan “,” tutur John dalam keterangan pers tertulisnya, Rabu (1/8/2018).
Menurut John, beberapa investor yang turut bergabung dalam putaran pendanaan itu antara lain ResponAbility AG, DEG, InterVest, FengHe Fund Management, Pelago Capital, dan Fuchsia Venture Capital. Selain itu, sejumlah investor yang juga menginjeksi ekuitas pada putaran pendanaan terdahulu, yaitu Monks Hills Ventures Telstra Ventures, Kickstart Ventures, dan Kejora Ventures, kembali bergabung dalam putaran pendanaan ini.
Dia menambahkan, teknologi teranyar tersebut memungkinkan pengguna mengetahui persentase kemungkinan persetujuan aplikasi pengajuan produk keuangan sesuai profil risiko kreditnya. Teknologi penilaian kredit itu dapat mengidentifikasi profil risiko nasabah dengan merujuk kepada berbagai indikator secara digital. Dengan demikian, sektor keuangan dapat mendistribusikan produknya sesuai tingkat risiko nasabah.
John menambahkan, semakin tinggi indikator eligibilitas nasabah, maka semakin rendah tingkat bunga yang didapat. Sebaliknya, semakin rendah indikator eligibilitas penggunanya, maka semakin tinggi tingkat bunganya.
“Sektor keuangan di Indonesia belum menerapkan tingkat bunga berdasar risk based pricing. Dengan teknologi ini, mereka dapat menerapkan tingkat bunga progresif yang disesuaikan dengan profil risiko nasabah,” tutur dia.
Pengguna CekAja diklaim bakal semakin merasakan kemudahan dalam mengakses produk keuangan di dalam platformnya. Pengajuan produk keuangan dapat dilakukan secara digital tanpa melalui proses berbelit dan tidak perlu dilakukan di kantor fisik lembaga keuangan.
CekAja adalah salah satu perusahaan teknologi finansial (tekfin) pendiri Asosiasi Fintech Indonesia. Produk keuangan yang dilayaninya termasuk pengajuan kredit dan polis asuransi.
Platform tersebut sudah terhubung dengan produk yang tersedia pada 56 lembaga keuangan di Indonesia, termasuk bank BUMN dan swasta. “Bagi lembaga keuangan, CekAja merupakan jalur akuisisi nasabah yang paling efisien,” tutur dia.
C88 Financial Technologies Group merupakan perusahaan induk startup marketplace pembanding produk keuangan CekAja. Sebagai penyedia layanan pembanding produk finansial segmen konsumen ritel dan mikro, CekAja sudah melayani sebanyak 25 juta konsumen Indonesia sejak didirikan pada 2014.
Indonesia selama ini adalah pasar utama untuk Experian di Asia Tenggara, sejak pertama kali hadir di Jakarta pada tahun 2015. Experian Indonesia telah mengalami peningkatan pertumbuhan pendapatan dan juga berencana untuk menggandakan tim mereka di negara ini, didorong oleh kemitraan dengan beberapa penyedia keuangan dan telekomunikasi terkemuka.
Sementara itu, Managing Director Asia Tenggara & Emerging Markets Experian Dev Dhiman, menyatakan, kemitraan strategis dan investasi ini melambangkan komitmen Experian terhadap Indonesia, negara yang memiliki fokus inklusi keuangan yang kuat, yang telah melihat langkah positif dalam ekonomi mereka dalam beberapa tahun terakhir dan merupakan salah satu negara paling maju secara digital di kawasan ini:
“Kami senang mendapatkan kesempatan untuk bekerja dengan mitra yang memiliki pikiran yang sama dan mapan seperti CekAja.com pada proyek yang sangat penting. Kami percaya bahwa membangun ekosistem data di sini, di mana data keuangan tradisional tidak tersedia, dapat membantu memberdayakan konsumen melalui peningkatan akses keuangan. Ke depannya, hal ini diharapkan akan membantu mendorong kemajuan ekonomi bagi masyarakat Indonesia,” kata Dev.
