TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BJB Berhasil Jaga NPL 1,6 Persen

Busthomi
2 August 2018 | 10:25
rubrik: BUMD
BJB Berhasil Jaga NPL 1,6 Persen

foto: istimewa

Jakarta, BusinessNews Indonesia – PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) berhasil menjaga laju rasio kredit macet (Non Performing Loqn/NPL) di kuartal II-2018 tetap di angka 1,6 persen. Capaian tersebut masih sama dengan kinerja di periode yang sama tahun lalu.

Meski begitu, pencapaian NPL yang di angka tersebut masih jauh di bawah laju NPL industri perbankan yang sebesar 2,79 persen.

“Bahkan berbagai indikator penting lainnya dalam rasio keuangan cukup terjaga dengan baik, tak hanya di NPL. Selain profitabilitas bank yang positif, Bank BJB juga secara konsisten berhasil menjaga tingkat efisiensi serta kualitas aset,” ungkap Direktur Utama BJB, Ahmad Irfan, di Jakarta, Rabu (1/8/2018).

Dengan kondisi NPL yang rendah itu, kata dia, pertumbuhan kredit dan DPK pun tentunya pihaknya menyesuaikan dengan situasi ekonomi nasional.

“Sehingga yang menjadi concern kami adalah bagaimana agar pertumbuhan kredit dan DPK ini dapat berjalan seimbang, makanya kami lebih efisien dalam mengelola asset dan liabilities,” ujar dia.

Secara umum kinerja perseroan di kuartal II-2018 ini, total aset Bank BJB tercatat sebesar Rp113,4 triliun atau tumbuh sebesar 4,5% secara year on year (yoy). Bank BJB juga berhasil menyalurkan kredit dengan total kredit sebesar Rp72,3 triliun.

Pada laporan Laba Rugi, Net Interest Income (NIM) berhasil tumbuh sebesar 3,7 persen (yoy), Fee Based Income berhasil tumbuh secara signifikan sebesar 20,3% (yoy) dan biaya Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) berhasil diturunkan sebesar 48,9% (yoy).

Di sisi pendanaan, dia menambahkan, dengan komitmen Bank BJB untuk terus meningkatkan pelayanan demi memahami masyarakat Indonesia dan didukung dengan pengembangan teknologi yang baik untuk mempermudah layanan transaksi nasabah dengan cepat. Dengan begitu Bank BJB berhasil menghimpun Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan total sebesar Rp88,8 triliun.

BACA JUGA:   Cuma Tumbuh 2%, Ekonom: Fokus Bank Jaga Kualitas Kredit

“Dengan kondisi itu, target kita adalah bisnis yang berkualitas. Diharapkan, Bank BJB tetap eksis di masa yang akan datang dan dapat masuk dalam jajaran 10 besar bank nasional yang berkinerja baik,” ujarnya.

Dengan kinerja itu, kata Irfan, kinerja Bank BJB pada kuartal II-2018 berhasil membukukan laba bersih sebesar Rp 903 milyar atau tumbuh sebesar 9,2% secara yoy.

“Dengan membukukan laba bersih yang sangat baik dengan mencapai Rp903 milyar atau tumbuh sebesar 9,2% (yoy) yang berarti berada di atas rata-rata industri perbankan per Mei 2018 yang sebesar 7,7% year on year,” ujar dia.

Ke depannya, kata dia, diharapkan kinerja Bank BJB selanjutnya adanya peningkatan positif yang terus menerus dengan segala upaya yang dilakukan oleh Bank BJB. Sehingga dengan banyaknya pengembangan dalam beberapa sektor untuk meningkatkan kualitas perseroan, Irfan yakin Bank BJB dapat bersaing dengan bank-bank nasional lainnya.

Tags: BJBnpl
Previous Post

Inilah Serunya Program Sociopreneur yang Dihelat Kapal Api

Next Post

ADRO Rampungkan Akuisisi Tambang Milik Rio Tinto di Australia

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR