Jakarta, BusinessNews Indonesia – Mengawali perdagangan saham menjelang akhir pekan ini, Jumat (31/8/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot 52,5 poin atau 0,87% ke level 5.966,43. Tercatat hanya 22 saham menguat, 112 saham melemah, dan 95 saham stagnan.
Hal yang sama juga terjadi pada nilai tukar Rupiah yang anjlok ke level Rp14.700-an per USD.
Transaksi perdagangan mencapai Rp92,4 miliar dari 74,5 juta saham diperdagangkan.
Indeks LQ45 turun 13,8 poin atau 1,45% menjadi 938,84, indeks Jakarta Islamic Index (JII) turun 11 poin atau 1,66% ke 653,14, indeks IDX30 turun 7,2 poin atau 1,39% ke 511,77.
Seluruh sektor penggerak IHSG bergerak melemah, dengan sektor industri dasar memimpin pelemahan hingga 1,56%, disusul aneka industri 1,46% dan infrastruktur 1,30%.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Madusari Murni Indah Tbk (MOLI) naik Rp215 atau 24,7% ke Rp1.085, saham PT Trimitra Propertindo Tbk (LAND) naik Rp160 atau 13,9% ke Rp1.315 dan saham PT Petrosea Tbk (PTRO) naik Rp60 atau 3,5% ke Rp1.760.
Saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) turun Rp1.025 atau 2,3% ke Rp43.275, saham PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) turun Rp875 atau 3% ke Rp28.125, dan saham PT Indah Kiat Pulp and Paper Tbk (INKP) turun Rp500 atau 2,7% ke Rp18.300.
Sementara itu, Bursa Amerika Serikat ditutup melemah. Dow Jones ditutup 25,986.92 (-0.53%), NASDAQ ditutup 8,088.36 (-0.26%), S&P 500 ditutup 2,901.13 (-0.44%). Hal ini didorong oleh rencana Presiden Trump untuk menambahkan US$ 200 miliar tarif dari produk China, namun Trump belum cukup yakin untuk melakukannya.
Sedangkan bursa-bursa Asia juga bergerak negatif pagi ini. Indeks Nikkei 225 turun 0,12% ke level 22.841,876. Demikian pula Indeks Hang Seng turun 1,38% ke level 27.767,680, Indeks Komposit Shanghai turun 0,70% ke level 2.718,530 dan Indeks Straits Times turun 0,12% ke level 3.223,290.
