TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ikuti Jejak Bursa Regional, IHSG Tergerus ke 5.891

Nurdian Akhmad
5 November 2018 | 09:36
rubrik: Capital Market
Asing Kembali Masuk, IHSG Justru Tergelincir ke 5.882

foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – Mengawali perdagangan pekan ini, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka merosot 15,09 poin atau 0,25% ke 5.891,20.

Mebuka perdagangan Senin (5/11/2018), ada 71 saham menguat, 55 saham melemah, dan 118 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp116,45 miliar dari Rp182,77 juta saham yang diperdagangkan. Indeks LQ45 turun 3,70 poin atau 0,4% menjadi 937,89.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) naik Rp40 atau 1,99% ke Rp2.050, saham PT Bukit Asam Tbk (PTBA) naik Rp70 atau 1,67% ke Rp4.270, dan saham PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (BJTM) naik Rp10 atau 1,54% ke Rp660.

Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Cahayaputra Asa Keramik Tbk (CAKK) turun Rp20 atau 13,42% ke Rp129, saham PT Yelooo Integra Datanet Tbk (YELO) turun Rp40 atau 8,47% ke Rp432 dan saham PT Hanson International Tbk (MYRX) turun Rp3 atau 2,16% ke Rp136.

Sementara itu indeks utama bursa Wall St ditutup dalam teritori negatif pada perdagangan akhir pekan kemarin (02/11). Indeks Dow Jones turun 0,43%, S&P melemah 0,63% dan Nasdaq tertekan 1,04%.

Penurunan terjadi seiring antisipasi pelaku pasar atas pernyataan penasihat ekonomi Gedung Putih Larry Kudlow yang menyatakan belum adanya susunan rencana tarif impor antar AS dan China, dimana hal ini sedikit berbeda dengan pernyataan yang optimis pada hari sebelumnya.

Selain itu, rilisnya data pekerjaan serta upah tenaga kerja AS bulan Oktober yang mencatatkan kenaikan mengindikasikan adanya pengetatan pasar tenaga kerja yang berpotensi mendorong kebijakan Federal Reserve untuk mengambil langkah pengurangan stimulus melalui kenaikan suku bunga The Fed di bulan depan.

BACA JUGA:   Kamis Pagi, IHSG Terbuka Menebal

Sedangkan bursa saham Asia mayoritas bergerak negatif pagi ini. Indeks Nikkei 225 turun 309,330 (1,37%) ke 21.938,920, demikian pula Indeks Hang Seng turun 507,670 poin (1,92%) ke 25.977,160, Indeks Komposit Shanghai melemah 12,450 (0,47%) ke 2.664,520, dan Indeks Strait Times terpangkas 46,740 poin (1,51%) ke 3.069,280.

Tags: ihsg
Previous Post

Baru 40 Ribu UMKM Kantongi Sertifikat Halal

Next Post

Data Ketenagakerjaan AS Bikin Rupiah Melemah di Awal Pekan

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR