Jakarta, TopBusiness – PT Sentral Mitra Informatika Tbk telah melakukan pencatatan perdana saham (listing) di PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai hari ini.
Emiten dengan kode saham LUCK ini di perdagangan debutnya langsung naik 49,65% % ke level Rp428 per saham atau naik 142 poin dari harga pembukaan awal di harga Rp286 per saham.
Emiten perusahaan solusi percetakan dan teknologi ini menjadi emiten yang ke-53 sepanjang tahun ini yang tercatat di Bursa Efek.
Dalam proses penawaran perdana, perseroan melepas 154,6 juta saham, dengan begitu LUCK pun bakal mengantongi dana segar sebanyak Rp44 miliar.
Menurut Direktur Utama LUCK, Josephine dari dana IPO tersebut, sebanyak 50% dana akan digunakan untuk pembelian aset.
“Sedang porsi untuk modal kerja dan sewa tempat masing-masing sebesar 30% dan 20% dari dana hasil IPO itu,” jelas dia di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (28/11/2018).
Perseroan melepas 154.601.900 lembar saham atau setara 21,6% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO.
“Dana yang diperoleh dari IPO itu akan digunakan untuk sewa tempat, pembelian aset berupa printer dan modal kerja,” tandas dia.
Selain pencatatan perdana saham, LUCK juga mrncatatkan saham baru yang merupakan hasil pelaksanaan mandatory convertible bond (MCB) sejumlah 143.149.940 lembar saham atau sebesar 20% dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah IPO ini.
“Pemilik MCB adalah serial system Pte. Ltd, yang merupakan perusahaan publik berdomisili di Singapura memiliki pengalaman dalam mengembangkan bisnis managed print service (MPS) di regional Asia. Ini menjadi pitensi besar bisnis ini,” kata dia.
Dalam pelaksanan IPO ini, perseroan menunjuk Phillip Sekuritas Indonesia menjadi penjamin pelaksana emisi efek. Sementara, Panin Sekuritas, Erdikha Elit Sekuritas dan beberapa broker lainnya menjadi penjamin emisi efek.
Penulis: Tomy
