TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Masih Merugi, Satria Mega Kencana Lepas Saham ke Publik

Busthomi
10 December 2018 | 11:43
rubrik: Capital Market
Lepas 33,33% Saham ke Pubik, Satria Mega Tawarkan Harga Rp165

Foto: istimewa

Jakarta, TopBusiness – PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) akhirnya telah resmi mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia. Perseroan melepas saham ke publik karena butuh dana segar untuk menyokong aksi korporasi SOTS.

Aksi perseroan tersebut dalam rangka untuk melakukan akuisisi atas tanah dan bangunan Sotis Residence Penjernihan.

Kendati melakukan penawaran umum perdana saham (IPO) dengan melepas saham ke publik sebanyak 400 juta lembar di Rp165 per saham, ternyata kinerja perseroan masih mencatatkan hasil negatif.

Tercatat sampai 31 Mei 2018 kinerja keuangan SOTS masih mengalami kerugian sebesar Rp12,22 miliar. Namun begitu, ternyata pada perdagangan perdananya, harga sahamnya mampu menguat 69,7% ke level Rp280 dan langsung mengalami auto reject.

Kenaikan harga SOTS tersebut ditopang oleh frekuensi transaksi yang hanya sebanyak 36 kali dengan volume transaksi mencapai 280 lot, sehingga nilai transaksi tercatat sebanyak Rp768,54 juta.

Pada pelaksaan IPO ini, SOTS yang merupakan emiten ke-55 di 2018 menunjuk PT UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek. Total dana yang terhimpun dari penawaran umum sebesar Rp66 miliar. Selain itu, SOTS juga menerbitkan sebanyak 200 juta Waran Seri I.

Perlu diketahui, Satria Mega Kencana merupakan perusahaan bidang properti dan kawasan pariwisata.

Menurut Direktur Utama SOTS, Ivo Wongkaren saat ini perseroan tengah mengembangkan kawasan pariwisata terpadu di Tanjung Karoso, Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Barat.

“Dengan meningkatnya minat wisatawan lokal dan asing untuk menjelajahi wisata alam merupakan prospek yang baik bagi performance perseroan ke depan,” ungkap Ivo di Gedung BEI, Jakarta, Senin (10/12/2018).

Saat penawaran umum perdana saham pada 3-4 Desember 2018 ini, kata dia, permintaan atas saham SOTS mengalami oversubscribed sebanyak 5,06 kali dan terhadap pooling 407,66 kali.

BACA JUGA:   IPO Nusantara Almazia Bakal Untungkan Induk Usaha

“Yakni dari 400 juta saham yang ditawarkan tapi jumlah permintaannya mencapai 2,03 juta saham,” kata dia.

Penulis: Tomy

Tags: Satria Mega
Previous Post

Resmi Tercatat di BEI, Saham URBN Melonjak 50%

Next Post

Laju Otomotif Terdorong Insfrastruktur

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR