Jakarta, TopBusiness—Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin), Eddy Ganefo, mengatakan bahwa saat menjadi induk BUMN (badan usaha milik negara) perumahan, Perumnas bisa diibaratkan perlu kembali ke “khittah”. Dalam hal ini, Perumnas perlu lebih memikirkan penyediaan perumahan untuk rakyat.
“Sekarang ini, Perumnas dalam hal jumlah membangun hunian subsidi, masih kalah dengan Apersi ataupun REI. Perumnas membangun 15.000-an unit per tahun,” kata Eddy menjawab pertanyaan wartawan Majalah TopBusiness, di sela seminar HAM (hak asasi manusia) dan bisnis di Jakarta (10/12/2018).
Saat ini, Eddy menambahkan, Perumnas melalui sejumlah anak perusahaan lebih banyak membangun properti komersial. Sementara dengan banyaknya fasilitas dari negara,sejatinya Perumnas bisa lebih banyak lagi membangun hunian subsidi.
Dengan kembali ke “khittah” tersebut, kata Eddy, Perumnas akan bisa berperan sangat baik sebagai perusahaan induk di BUMN perumahan yang kini sedang disiapkan.
Penulis: Adhito
