Jakarta, TopBusiness – Mengawali perdagangan saham pada Selasa (11/12/2018), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) bergerak melemah 7,04 poin atau 0,11% ke 6.104.31. Indeks LQ45 juga turun 2,78 poin atau 0,3% menjadi 972,21,
Ada 105 saham menguat, 66 saham melemah, dan 118 saham stagnan. Transaksi perdagangan mencapai Rp232,86 triliun dari Rp176,74 miliar lembar saham diperdagangkan.
Mayoritas sektor penggerak IHSG melemah dengan sektor Consumer terendah hingga 0,4%.
Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Sat Nusapersada Tbk (PTSN) naik Rp60 atau 19,88% ke Rp965, saham PT Merck Tbk (MERK) naik Rp1.275 atau 19,69% ke Rp7.750, dan saham PT Global Mediacom Tbk (BMTR) naik Rp24 atau 7,79% ke Rp332.
Sementara itu, saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Sinergi Megah Internusa Tbk (NUSA) turun Rp25 atau 15,82% ke Rp133, saham PT Medco Energi International Tbk (MEDC) turun Rp30 atau 4,00% ke Rp720 dan saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) turun Rp1.650 atau 1,99% ke Rp81.150.
Sementara di pasar valuta asing, dolar Amerika Serikat (AS) bergerak melemah terhadap rupiah. Mengutip data perdagangan Reuters, Mata uang Paman Sam tersebut dibuka di level Rp 14.550. Dolar AS kemudian turun tipis ke Rp 14.540. Lalu, dolar AS bergerak fluktuatif cederung menguat. Setelah sempat kembali ke Rp 14.550, kini posisi dolar AS justru menguat tajam ke Rp 14.605.
Sementara itu, kondisi bursa saham utama Asia pagi ini juga trennya menurun. Indeks Nikkei 225 di Jepang turun 149,78 poin (0,71 persen) ke 21.069,72, Indeks Hang Seng di Hong Kong turun 128,98 poin (0,50 persen) ke 25.623,40, Indeks SSE Composite di China naik 3,79 poin (0,15 persen) ke 2.589,13 dan Indeks Straits Times di Singapura turun 5,54 poin (0,18 persen) ke 3.067,23.
