TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Besok, Jembatan Padang-Bukit Tinggi Normal

Achmad Adhito
14 December 2018 | 11:47
rubrik: Capital Market
Menteri PUPR: Ketatkan K3 Proyek Konstruksi

Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengatakan, pemulihan lalu lintas pada ruas jalan Padang – Bukit Tinggi yang terputus akibat ambruknya Jembatan Batang Kula di Kecamatan 2×11, Padang Pariaman, Sumatera Barat pada Senin (10/12), akan dilakukan secara tiga tahap. Tahap pertama, pembangunan jembatan sementara ditargetkan fungsional satu jalur pada Sabtu (15/12/2018).

Meski hanya bisa dilalui satu jalur, namun kehadiran jembatan sementara sangat penting karena jalur utama angkutan logistik dan manusia antara Padang–Bukit Tinggi–Pekanbaru dapat dipulihkan kembali.

“Saya khusus ke lokasi ini atas perintah Bapak Presiden Joko Widodo karena beliau memonitor dari dekat [penanganan jembatan Batang Kalu]. Perintah beliau agar konektivitas ruas Padang–Bukit Tinggi pulih lebih cepat,” kata Menteri Basuki seperti ditulis situs resmi Kementerian PUPR hari ini.

Rencananya lalu lintas dari Padang ke Bukit Tinggi akan melalui jembatan sementara. Untuk arah sebaliknya dilakukan pengalihan arus melalui jalur Sicincin – Melalak.

Tahap kedua, Setelah jembatan sementara selesai, Kementerian PUPR melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional III Ditjen Bina Marga akan membangun jembatan bailey di samping jembatan sementara yang akan dimulai Senin (17/12) dan ditargetkan selesai dalam waktu tujuh hari.

Tahap ketiga, jembatan bailey digunakan untuk kedua arah, lalu jembatan sementara akan dibongkar dan diganti dengan jembatan permanen.

Pembangunan jembatan permanen akan dimulai pada pertengahan Januari 2019 dan ditargetkan rampung dalam waktu enam bulan,” ujar Menteri Basuki.

“Kami akan menggunakan kontraktor lokal, demikian juga material akan dipasok dari pabrik beton yang ada di Sumatera Barat. Biaya pembangunan jembatan diperkirakan sekitar Rp 15 miliar. Meski hanya 30 meter namun menggunakan konstruksi bore pile sehingga butuh waktu enam bulan. Kekuatannya bisa mencapai 100 tahun,” kata Menteri Basuki lagi.

BACA JUGA:   IHSG Diproyeksikan Positif

Penulis: Adhito

Tags: jembatan batang kulaKementerian PUPR
Previous Post

Kinerja Hulu Migas Tutup Tahun Kinclong

Next Post

Rupiah Terapresiasi, BI Tetap Waspada

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR