Jakarta, TopBusiness – Kinerja hulu migas diakhir tahun ini menunjukkan capaian terbaik berhasil ciptakan Lifting minyak bumi 762 ribu BOPD, dan Gas bumi 1.143 Ribu BOEPD. Total Lifting Migas 1,91 juta BOEPD.
Dimana capaian tersebut mencapai 95% dari APBN 2018, dan hingga akhir tahun tetap diupayakan produksi bisa lebih maksimal.
Kepala Divisi program dan komunikasi SKK MIGAS, Wisnu Prabawa Taher mengatakan, Terkait perfoma tsb dipengaruhi oleh kinerja sumur baru yg belum sesuai ekspektasi, decline rate dr sumur eksisting yg semakin besar, ada beberapa kendala operasi dan instrument namun sudah dapaf di atasi, kemudian ada beberapa program pengembangan yang mundur ke tahun 2019, tegas Wisnu.
Wisnu melanjutkan, Dalam rangka mengembangkan lapangan hulu migas dan menjaga optimasi produksi, telah di lakukan pemboran pengembangan 251 sumur dr target 289, dan program kerja ulang/workover 554 sumur dr target 636, dan secara kontinu kami tetap mengupayakan pencapaian bisa maksimal, ujarnya
Realisasi cost recovery mencapai 10,9 M Dollar (Unaudited).Realisasi penerimaan negara secara total mencapai 15,9 Miliar Dollar, 133 persen dr target APBN.
Proyek hulu migas yang sudah onstream ada 5 diantaranya, Blok A di Aceh, SP di ONWJ , dan yang paling update pembangunan Gathering Station di PEP field Bunyu.
Menjelang akhir tahun 2018 diharapkan akan ada 1 proyek yang onstream yaitu fasilitas produksi Lica di Medco Rimau, Sumsel, sehingga diperkirakan sepanjang tahun 2018 dapat terealisasi 6 proyek hulu migas yang onstream dengan total est investasi 346 juta dollar, serta dapat memberikan kontribusi tambahan produksi pada masa plateau / puncak nya total sebesar 34 ribu BOEPD.
Penulis: albarsyah
