Jakarta, TopBusiness – Kabupaten Bondowoso dikenal sebagai daerah pegunungan yang memiliki udara sejuk dan sumber mata air yang melimpah. Oleh karena itu, Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kabupaten Bondowoso memanfaatkan peluang tersebut sebagai upaya ikut serta dalam meningkatkan pendapatan daerah, yakni dengan memproduksi air mineral yang diambil dari mata air terbaik di kawasan tersebut.
Menurut Pejabat Sementara (Pjs) Direktur Utama PDAM Bondowoso P Birawa, produksi air mineral tersebut sebagai ihtiar meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) karena jika mengandalkan dari pemasangan jaringan air pendapatannya akan terhambat, bahkan berkurang. “Bondowoso (mendapatkan air) mudah. Ngebor satu meter sudah ada sumbernya. Karena itulah kami produksi air mineral yang kualitasnya juga bagus.” Ungkanya di Jakarta ketika menghadiri acara penjurian yang digelar Majalah Top Business, Rabu (20/3/2019).
Selain itu, dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan terbaik, PDAM Bondowoso melakukan terobosan baru melalui sistem geographic informasi system (GIS). Langkah ini dilakukan untuk mempermudah mendeteksi kebocoran melalui sistem digital. Tak hanya itu, langkah digitalisasi juga sudah diterapkan bagi pelanggan yang memiliki keluhan. Dengan begitu, pelayanan terhadap pengguna semakin meningkat dan prima. “Hampir semua sektor layanan kami sudah berbasis digital, mulai dari pendeteksi kebocoran, water mater hingga komplain pelanggan, semuanya sudah onlian.” Ungkapnya.
Untuk diketahui, air mineral yang diproduksi PDAM Bondowoso tersebut bernama ‘Ijen Water’. Bagi masyarakat Bondowoso amat disarankan untuk mengkonsumsi air tersebut yang kabarnya memiliki kualitas di atas air kemasan yang dijual di pasaran. Tersedia ukuran galon, botol dan gelas dengan harga cukup terjangkau.
Penulis: Abdullah Suntani

