Jakarta Top Business – PT Bank Pembangunan Daerah Bali atau Bank BPD Bali memiliki misi menjadi bank yang kuat, berdaya saing tinggi, dan terkemuka dalam melayani UMKM serta berkontribusi bagi pertumbuhan perekonomian daerah.
Sehubungan hal dimaksud, perseroan terbatas tersebut telah mampu meraih total nasabah di 2018 sebanyak 28.462 atau naik dari tahun sebelumnya 26.837. “Penyaluran kredit UMKM Bank BPD Bali periode Desember 2018 terdiri dari kredit usaha mikro sebesar 10,80%, kredit usaha kecil sebesar 61,98% dan kredit usaha menengah 27,22%,” kata Direktur Utama Nyoman Sudharma, di Jakarta, Jumat.
Per Desember 2018, perseroan membukukan kredit UMKM total senilai Rp 6,086 triliun atau setara dengan 37,01% dari total kredit yang tersalurkan.
Dengan begitu, perseroan telah mampu memenuhi PBI No. 17/12/PBI/2015 tentang perubahan atas Peraturan Bank Indonesia No. 14/22/PBI/2012 tentang pemberian kredit atau pembiayaan oleh bank umum dan bantuan teknis dalam rangka pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah tanggal 25 Juni 2015 atau di tahun 2018 kredit UMKM minimal 20% dari total kredit.
Selanjutnya, dalam rencana bisnis bank tahun 2018-2020 melalui arah kebijakan bank dari sisi customer adalah meningkatkan pembiayaan kredit UMKM.
Guna merealisisasikan misi itu, perseroan terus menggenjot ekspansi kredit UMKM melalui literasi keuangan secara inklusi. “Kegiatan literasi dan edukasi keuangan tahun 2018 dilakukan dengan pengoperasian Si Mobil Literasi Edukasi Keuangan (SIMOLEK) dan kegiatan sosialisasi tentang OJK dan perbankan kepada ibu rumah tangga dan UMKM. Tujuan dari kegiatan edukasi ini adalah untuk meningkatkan literasi keuangan serta meningkatkan jumlah pengguna produk dan jasa keuangan,” kata Nyoman.
Sumber daya manusia akhirnya ditingkatkan. Sehingga, perseroan mempersiapan betul-betul. ” Di tahun 2018, program pengsmbangan SDM ialah melaksanakan pemenuhan kebutuhan SDM melalui strategi mutasi dan promosi berdasarka assesment dengan mendayagunakan karyawan yang memenuhi kualifikasi, potensi, kompetensi, dan performance/kinerja yang akan masuk dalam talent pool,” kata Nyoman.
Kemudian, meningkatkan kualitas SDM melalui pendidikan, pelatihan dan pengembangan karyawan berdasarkan training need analysis dengan memperhatikan kompetensi yang dibutuhkan, job description dan perkembangan organisasi dalam bentuk pelatihan internal maupun eksternal.
Terakhir, mewujudkan lingkungan kerja yang kompetitif dan berkeadilan dengan membangun hubungan ketenagakerjaan, dengan membangun sinergi dan komunikasi dengan karyawan melalui serikat pekerja Bank BPD Bali, implementasi budaya kerja berbasis competent, integrity, teamwork dan customer awarness dan implementasi code of conduct.
Penulis : Agus H
