Jakarta TopBusiness – Perlu ada perubahan paradigma mendasar bahwa hubungan buruh dengan majikan, bukan hubungan atas bawah tetapi partner, hubungan mitra.
Pernyataan itu dilontarkan Seskab Pramono Anung dalam laman setkab.go.id, saat wawancara di ruang kerjanya, beberapa waktu lalu. “Maka dengan demikian, kalau buruh bisa kita tempatkan sebagai mitra yang saling menguntungkan dengan pengusaha maupun dengan majikannya, maka ini akan menjadi hubungan baik,” katanya.
Menurut dia, sekarang ini yang terjadi masih ada euphoria bahwa setiap Hari Buruh mereka turun ke jalan, menyampaikan aspirasinya.
Padahal, sambungnya, kalau dilihat, setelah era reformasi, apalagi setelah UU tentang Perburuhan diterapkan, buruh Indonesia dibandingkan dengan buruh-buruh negara lain sebenarnya sudah cukup baik. Mereka pada posisi mitra sejajar. Bahkan mereka juga diberikan hak-hak yang selama dulu tidak pernah ada.
Penulis : Agus H
