TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Aset WOM Finance Rp 8,8 Triliun

Agus Haryanto
3 May 2019 | 21:29
rubrik: Management
Aset WOM Finance Rp 8,8 Triliun

Jakarta TipBusiness – PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) mencatat jumlah aset di 2018 sebesar Rp 8,8 triliun. Demikian disampaikan Direktur Keuangan Zacharia Susantadiredja, di Jakarta, hari ini.

Dirinya mempresentrasikan hal itu di hadapan dewan juri TOP GRC 2019 di Merchantile Penthouse Wedding, Gedung World Trade Center I, Lantai 18.

Perseroan berdiri sejak 1982 dengan nama PT Jakarta-Tokyo Leasing sebagai perusahaan pembiayaan. “Jaringan mencapai 193 dan perwakilan,” katanya, seraya menyebut ada 7 kantor perwakilan dengan rincian 2 unit di Sumatera, 4 Jawa dan 1 Sulawesi.

Menurutnya, jumlah konsumen mencapai lebih dari 843.000.

Hingga saat ini jumlah karyawan sebanyak lebih dari 4.000 orang. Sementara, tenaga lepas sekitar 6.000, sehingga total sekira 10.000.

Dalam menjalankan bisnis dengan jumlah karyawan yang cukup besar, perseroan menerapkan nilai-nilai. Seperti, teamwork yaitu bekerja sama sebagai satu tim yang didasari nilai saling menghargai dan rasa kebanggan, diikuti integrity (profesional dan berlandaskan moral dalam semua kegiatan usaha),.

Selanjutnya ada growth (keinginan yang kuat untuk melakukan peningkatan dan pembaharuan secara konsisten) dan excellence & efficiency (berkomitmen untuk menghasilkan kinerja yang sempurna dan layanan prima).

Terakhir, relationship building (berkesinambungan membangun hubungan kerja sama jangka panjang yang saling menguntungkan).

Atas hasil kerja keras antara karyawan dan manajemen dengan spirit nilai perusahaan, sehingga perseroan berhasil mencapai kinerja optimal. Tercermin dari pembaiyaan meningkat jadi 473.000 unit, dengan nilai sebesar Rp 6,983 triliun dan laba bersih tahun buku 2018 Rp 215 miliar.

Ditambahkannya, sumber pendanaan perseroan sebanyak 40 persen dari penerbitan obligasi dalam artian industri pasar modal dan 60 persan dari perbankan, yang kebanyakan bank nasional. “Komposisi seperti itu bisa berubah, tergantung market,” pungkasnya.

BACA JUGA:   Sucofindo, Mengubah Budaya Kerja Agar Tetap Eksis

Penulis : Agus H

Previous Post

PT IKT Tbk Perkuat Risk Management Berbasis ISO 31000:2018

Next Post

BUMD Sumbar Banyak Perhatikan UMKM

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR