TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Siap Sasar India, Indonesia Tobacco Lepas Saham ke Publik

Busthomi
28 May 2019 | 14:08
rubrik: Capital Market
Siap Sasar India, Indonesia Tobacco Lepas Saham ke Publik

Foto: Tomy

Jakarta, TopBusiness – Perusahaan yang bergerak di industri pengolahan tembakau, PT Indonesian Tobacco Tbk akan segera melepas sahamnya ke publik melalui skema penawaran perdana saham (Inititial Public Offering/IPO).

Direktur Utama Djonny Saksono mengatakan, Indonesian Tobacco menawarkan sebanyak-bangaknya 274.060.000 per lembar saham atau setara 29,13 persen dari modal ditempatkan dan disetor penuh setelah penawaran umum perdana, yang merupakan saham baru dari Portopel.

“Nantinya dana hasil IPO ini akan digunakan untuk meningkatkan stok bahan baku. Karena pasar semakin luas. Kami harapkan pasar akan terus bertumbuh dan omset juga sama bertumbuh,” ujar dia, di Jakarta, Selasa (28/5/2019).

Dengan IPO ini, kata dia, perseroan menawarkan harga saham dengan rentang Rp 180 sampai Rp 230 per lembar saham dengan nilai nominal Rp 50 per lembar saham.

Djonny menambahkan, target perolehan dana dari IPO ini sebesar Rp 49,33 miliar hingga Rp 63,03 miliar.

“Dengan dana itu, stok bahan baku bisa meningkat. Hal ini bisa menjadi alasan untuk menggenjot pasar ekspor. Seperti India dan kemudian planning kita bisa ke China dengan menggandeng perusahaan di sana,” papar dia.

Djonny menjabarkan, saat ini ekspor perusahaan sudah menapaki wilayah Malaysia, Singapura, dan Jepang. Sehingga untuk merambah pasar India perlu stok yang banyak sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Karena India itu sangat besar ada 1,5 miliar juta jiwa. Harus persiapkan bahan baku sesuai yang mereka suka dan dibutuhkan. Ada juga rencana ke China. Menyiapkan bahan baku industri rokok ini perlu izin dan panennya juga setahun sekali. Kita harus beli sebanyak mungkin dan simpan setahun. Sebelum kesana harus siapkan bahan baku,” beber dia.

BACA JUGA:   IHSG Berpotensi Menguat Hari Ini

Untuk memuluskan rencana IPO tersebut, perusahaan menunjuk PT Phillip Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi efek.

Masa penawaran awal (bookbuilding) sendiri dijadwalkan pada 27 Mei 2019 hingga 31 Mei 2019, dengan perkiraan tanggal efektif 21 Juni 2019. Kemudian, proyeksi masa penawaran umum pada tangga 25 Juni-1 Juli 2019, dengan perkiraan penjantahan pada 2 Juli 2019. Sehingga diharapkan dapat melantai di BEI tanggal 4 Juli 2019.

“Tanggal listing ini untuk bisa dilaksanakan pada 4 Juli untuk mengenang, ulang tahun ayah saya,” pungkas dia.

Penulis: Tomy

Tags: Indonesia Tobaccolisting
Previous Post

Pembiayaan Kreatif bagi Pemda Penting

Next Post

Revitalisasi Penilaian Governance, Annual Report Award Kembali Digelar

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR