Jakarta, TopBusiness – Tingginya tensi geopolitik di Timteng menjadi perhatian khusus investor dalam berinvestasi di bursa komoditas.
Kecemasan investor berlanjut, setelah pihak Amerika akan bersikap lebih keras terhadap Iran. Timbul kekhawatiran pasokan energi global berkurang.
Akibatnya, di bursa komoditas yaitu New York Mercantile Exchange dengan minyak jenis west texas intermediate turun USD 0,07 ke level USD 57,83 per barel untuk pengiriman Agustus. Sementara, minyak jenis brent naik USD 0,19 menjadi USD 65,05 per barel untuk pengiriman Agustus di London ICE Futures Exchange.
Kabar atas rencana sanksi Amerika ditanggapi dingin pihak Iran. Presiden Iran Hassan Rouhani menilai, gedung putih tak bisa mengintimidasi. Sebelumnya, Presiden Trump dalam Twitter mengancam akan meningkatkan tekanan dan mengancam Iran.
Penulis : Agus H
