Jakarta, TopBusiness – Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dengan Menteri Perdagangan, Industri dan Energi atau MoTIE Korea Selatan Sung Yun Mo meningkatkan kerja sama bilateral di berbagai bidang, terkhusus, sektor industri, baik itu penguatan perdagangan maupun investasi.
“Pertemuan ini untuk follow up leaders’ meeting, yang juga menindaklanjuti Memorandum of Understanding (MoU) pada September 2017 lalu,” kata Airlangga, dalam laman web. kemenperin.go.id, terpublikasikan hari ini, di Jakarta.
Airlangga berujar, secara umum pada sektor bisnis dan ekonomi Indonesia dan Korea Selatan telah membuat banyak kemajuan. Beberapa kerja sama strategis yang telah dilaksanakan meliputi joint task force guna mempromosikan kerja sama ekonomi. “Kami memiliki Indonesia-Korea Comprehensive Economic Partnership Agreement di 2019 dan menargetkan perdagangan bilateral hingga USD 30 miliar pada 2022 mendatang,” katanya.
Saat ini, kemenperin memiliki total 10 kesepakatan kerja sama internasional dengan berbagai mitra di Republik Korea. Keenam kesepakatan itu, satu diantaranya, kerja sama antara unit di lingkungan Kemenperin dengan lembaga pemerintah di Korea.
Penulis : Agus H
