Jakarta, TopBusiness – Di bursa komoditas New York Mercantile Exchange untuk pengiriman Agustus atas jenis minyak west texas intermediate atau WTI naik 17 sen ke level USD 57,83 per barel. Pasalnya, terjadi tensi ketegangan di Timur Tengah meningkat.
Sebelumnya, Iran berencana meningkatkan konsentrasi uraniumnya menjadi 4,5 persen atau melampaui batas 3,67 persen sebagaimana dalam kesepakatan nuklir. Akibatnya, sejumlah negara di Eropa menyatakan kekhawatiran mendalam.
Tak berhenti di situ saja, efek berlanjut dimana pelaku pasar khawatir dengan tingginya tensi geopolitik di Timur Tengah yang berpotensi mengganggu aliran minyak. Kendati begitu, pelaku pasar khawatir bakal peluang perlambatan ekonomi global yang menciptakan penurunan permintaan.
Di London ICE Futures Exchange, minyak jenis brent untuk pengiriman September juga naik 5 sen ke posisi USD 64,16 per barel.
Penulis : Agus H
