TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

IPO Nusantara Almazia Bakal Untungkan Induk Usaha

Busthomi
6 September 2019 | 10:41
rubrik: Capital Market, Ekonomi
Rp 401 Triliun: Obligasi-Sukuk Sudah Terbit BEI

Ilustrasi pasar modal. (Foto: Klubsaham)

Jakarta, TopBusiness—PT Nusantara Almazia Tbk, perusahaan yang bergerak di bidang properti ini tengah mempersiapkan diri untuk melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui skema penawaran umum perdana saham (intial public offering/IPO).

Rencananya, perseroan bakal melepas sebanyak-banyaknya 461,54 juta saham atau setara dengan 21 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan di harga Rp200 hingga Rp220 per saham. Sehingga diperkirakan dana yang akan diperoleh mencapai Rp92,3 miliar hingga Rp101,53 miliar.

Nusantara Almazia sendiri saat ini merupakan entitas usaha dari PT Ristia Bintang Mahkotasejati Tbk (RBMS). Dan RBMS merupakan perusahaan yang bergerak di bidang real estat dan kontraktor.

Direktur Utama RBMS, Richard Wiriahardja, mengungkapkan, jika proses IPO  yang dijalankan entitas usahanya itu akan membawa dampak positif ke perseroan.

“Sekalipun nanti go public, saham RBMS di Nusantara tetap sebesar 43%. Dan kenapa kami harus go public, supaya mereka lebih lincah. Apalagi IPO ini pengaruhnya positif ke kami,” ungkap Richard di Jakarta, Kamis (5/9/2019).

Berdasar laporan keuangan RBMS per akhir 2018 lalu, tercatat jika perseroan menguasai sebesar 43,66 persen saham di Nusantara Almazia dengan nilai setara Rp157,36 miliar.

Lebih jauh dia menegaskan, dengan IPO itu kepemilikan saham perseroan di Nusantara Almazia tidak akan berkurang. Pasalnya, saham yang dilepas entitas usahanya ke publik tersebut bukan merupakan saham yang digenggam oleh perseroan.

“Saham yang dilepas bukan yang Ristia Bintang punya ya, tapi yang lain. Setelah IPO kepemilikan RBMS tidak akan berubah,” terang dia yakin.

Sementara itu, Richard menuturkan jika pada tahun 2020 mendatang perseroan melalui anak usahanya PT Alam Indah Selaras (AIS) dan Nusantara Almazia akan membangun sebanyak 2.000 unit rumah bersubsidi atau Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang berada di Karawang, Jawa Barat dan Tanggerang, Banten.

BACA JUGA:   Komitmen OMRON Tetap Kukuhkan Industri Manufaktur Indonesia

“Tahun ini untuk FLPP akan dibangun 300 unit. Tahun depan Nusantara dan Alam Indah sebanyak 2.000 unit, tapi saya lupa pembagiannya,” pungkas dia.

Penulis: Tomy

Tags: Nusantara Almaziaristia bintang mahkotasejatisaham rbms
Previous Post

Perang Dagang Mereda Bikin Rupiah Menghijau

Next Post

HK Investasi Kawasan Industri di Lampung

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR