Namun hal itu langsung dibantah pihak AP II. Perseroan memastikan, tidak akan ada pergantian atau penambahan nama pada Bandara Internasional Soetta mau pun di Terminal 1, Terminal 2 dan Terminal 3 di bandara tersebut.
Sejauh ini, untuk kerja sama co-branding dengan Pegipegi di Terminal 1 dan Traveloka di Terminal 2 hanya sebatas pemanfaatan ruang komersial di terminal, sehingga tak berdampak ke pergantian nama.
Co-branding tersebut hanya bertujuan untuk meningkatkan brand equity seluruh pihak yang bekerja sama tersebut.
“Kami tegaskan bahwa tidak ada pergantian dan penambahan nama. Nama bandara tetap Bandara Internasional Soekarno-Hatta, dan nama terminal tetap Terminal 1, Terminal 2, dan Terminal 3,” jelas Executive General Manager Bandara Soetta, Agus Haryadi di Jakarta seperti dilansir, Selasa (17/9/2019).
Terkait kerja sama komersial melalui skema co-branding dengan dua perusahaan itu, kata dia, saat ini masih dalam pembahasan lebih detail antara Angkasa Pura II dan pihak terkait untuk dilakukan di dalam Terminal 1 dan Terminal 2.
Untuk itu, Agus menekankan tidak ada pergantian atau penambahan nama di Bandara Internasional Soekarno-Hatta dan terminal yang ada di bandara tersebut untuk sekarang dan ke depannya.
“Dan sekalipun ada kerja sama co-branding, seluruh kegiatan operasional juga dilakukan oleh Angkasa Pura II,” tandas Agus.