TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Kembangkan Pasar Modal Syariah, BEI Diapresiasi Dunia

Busthomi
17 September 2019 | 13:25
rubrik: Business Info
Kembangkan Pasar Modal Syariah, BEI Diapresiasi Dunia

Jakarta, TopBusiness – PT Bursa Efek Indonesia (BEI) kembali mendapatkan penghargaan internasional Global Islamic Finance Awards (GIFA) 2019 untuk kategori The Best Islamic Capital Market Award 2019 di tahun ini.

Kategori ini merupakan penghargaan yang tertinggi dalam industri pasar modal syariah global dan menjadi bentuk pengakuan industri keuangan syariah internasional terhadap Pasar Modal Syariah Indonesia sebagai pasar modal syariah yang terbaik di dunia.

Di tahun-tahun sebelumnya, BEI telah menerima penghargaan GIFA selama tiga tahun berturut-turut sebagai The Best Supporting Institution for Islamic Finance of the Year 2016, 2017, & 2018 dan menerima penghargaan sebagai The Best Emerging Islamic Capital Market of the Year 2018.

“Dengan diterimanya penghargaan The Best Islamic Capital Market Award 2019 ini, menunjukkan bahwa industri Pasar Modal Syariah Indonesia telah naik kelas dan bukan lagi termasuk dalam kelompok emerging market,” tutur Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono dalam keterangan resminya di Jakarta, Selasa (17/9/2019).

Penghargaan ini diterima langsung oleh Direktur Pengembangan BEI Hasan Fawzi, yang didampingi oleh Konsul Jendral Republik Indonesia di Cape Town Krishna Adi Poetranto, dalam acara the 9th Global Islamic Finance Awards Ceremony yang diselenggarakan pada Senin (16/9) kemarin di Cape Town, Afrika Selatan.

Diselenggarakan oleh EdBiz Consulting yang berkantor pusat di London, Inggris, GIFA Awards merupakan salah satu penghargaan internasional yang paling independen dan prestisius di industri keuangan syariah dunia. Proses seleksi nominator dilakukan secara transparan oleh pihak ketiga yang profesional dan independen.

“Komitmen, konsistensi, dan kerja keras BEI selama delapan tahun terakhir dalam mendorong pengembangan Pasar Modal Syariah di Indonesia diwujudkan dalam beberapa pencapaian,” katanya.

BACA JUGA:   BEI Tetapkan Green Equity Designation: Perkuat Pendanaan Berkelanjutan di Pasar Modal

Pencapaian itu antara lain, Pasar Modal Syariah Indonesia dianggap paling inovatif dan satu-satunya di dunia yang memiliki produk terlengkap yang mengintegrasikan investasi syariah di pasar modal dan filantropi Islam.

Pasar Modal Syariah Indonesia juga memiliki beragam pilihan produk investasi maupun sarana untuk filantropi, berupa wakaf Saham, zakat saham, sedekah saham dan wakaf sukuk.

“Dan Pasar Modal Syariah Indonesia dianggap sangat mendukung pengembangan green investment, yang sejak tahun 2018 telah konsisten menerbitkan green sukuk dan BEI menjadi anggota Suistanable Stock Exchanges (SSE) Initiative,” tuturnya.

BEI adalah Bursa Efek pertama di dunia yang mengembangkan sistem transaksi secara online yang memenuhi prinsip syariah (Shariah Online Trading System – SOTS) yang terintegrasi secara end to end mulai dari layanan pembukaan rekening saham syariah pada Anggota Bursa penyedia SOTS, proses penyelesaian efek sampai dengan fasilitas Rekening Dana Nasabah (RDN) pada Bank Syariah.

Sementara Pasar Modal Syariah Indonesia merupakan satu-satunya pasar modal di dunia yang mempunyai fatwa khusus tentang transaksi saham syariah di Bursa Efek, yaitu Fatwa DSN MUI No. 80 Tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Mekanisme Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas di Pasar Reguler Bursa Efek.

“Serta fatwa khusus tentang penyelesaian dan penyimpanan efek yaitu fatwa DSN MUI No. 124 tentang Penerapan Prinsip Syariah dalam Pelaksanaan Layanan Jasa Penyimpanan dan Penyelesaian Transaksi Efek Serta Pengelolaan Infrastruktur Investasi Terpadu,” ungkap dia.

Pasar Modal Syariah Indonesia menunjukkan kinerja pertumbuhan jumlah investor saham syariah sangat signifikan dan salah satu yang tertinggi di dunia dengan rata-rata kenaikan per tahun sebesar 122%. Sampai dengan Juli 2019, investor saham syariah telah mencapai 5,6% dari total investor saham di Indonesia.

BACA JUGA:   Danantara Tawarkan Tiga Proyek Unggulan di WEF Davos 2026

Pasar Modal Syariah Indonesia memiliki Perusahaan Efek yang mengembangkan sistem perdagangan syariah (Islamic Windows Securities Companies) terbanyak di dunia dengan pertumbuhan yang paling cepat, yang dalam waktu delapan tahun terdapat 15 Anggota Bursa.

Mereka yang mengembangkan sistem perdagangan online syariah, yaitu PT Indopremier Sekuritas, PT Mirae Sekuritas, PT BNI Sekuritas, PT Trimegah Sekuritas, PT Panin Sekuritas, PT Mandiri Sekuritas, PT Phintraco Sekuritas, PT SucorInvest Sekuritas, PT First Asia Capital Sekuritas, PT MNC Sekuritas, PT Henan Putihrai Sekuritas, PT Phillip Sekuritas, PT RHB Sekuritas, PT Samuel Sekuritas, dan PT Maybank Sekuritas.

Penulis: Tomy

Tags: beisyariah
Previous Post

Go Public, Saham TFAS Terkena Auto-Rejection Atas

Next Post

Wow Sale, Belanja Hemat dan Mudah dari Informa

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR