Jakarta, TopBusiness – Pada pembukaan perdagangan Kamis (19/09), indeks harga saham gabungan atau IHSG kehilangan 2,46 poin, atau setara dengan 0,04 persen ke posisi 6.274,18. Investor sudah mengantisipasi akan dampak penurunan suku bunga Amerika, sehingga aksi ambil untung direalisasikan.
Aksi lepas saham ini sekaligus tak searah dengan pergerakan bursa utama dunia. Sebelumnya, The Fed AS menurunkan suku bunga sebesar 25 basis poin di tengah meningkatnya risiko dan ketidakpastian yang berasal dari ketegangan perdagangan dan perlambatan ekonomi global, menyusul penurunan suku bunga pada Juli yang merupakan yang pertama dalam lebih dari satu dekade.
Di bursa kawasan Asia, seperti, indeks nikkei-225 di Bursa saham Tokyo dibuka lebih tinggi sebanyak 177,82 poin (0,81 persen) ke level 22.138,53 poin, dan indeks acuan S&P/ASX 200 naik 57,40 poin (0,86 persen) ke posisi 6.739,00.
Indeks dow jones industrial average di Wall Street pada penutupan perdagangan waktu setempat naik 36,28 poin (0,13 persen) ke posisi 27.147,08, dan nasdaq turun 8,62 poin (0,11 persen) ke posisi 8.177,39.
Penulis : Agus H
