Jakarta, TopBusiness – Harga minyak mentah dunia kembali melanjutkan pelemahan. Pasalnya, potensi ketegangan di Timur Tengah semakin meningkat.
Di bursa komoditas berjangka, minyak mentah jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober terkoreksi USD 1,23 (2,1 persen) ke posisi USD 58,11 per barel. Sementara, brent untuk pengiriman November turun USD 0,95 (1,5 persen) ke posisi USD 63,60 per barel.
Investor merasa khawatir, seiring geopolitik di Timur Tengah tetap meningkat. Apalagi, Arab Saudi menampilkan pesawat tak berawak dan puing-puing rudal yang merupakan “bukti yang tidak dapat disangkal” dari agresi Iran.
Kendati begitu, Data Badan Informasi Energi (EIA) memperlihatkan, stok minyak mentah Amerika naik 1,1 juta barel dibandingkan dengan ekspektasi yang jutru melemah 2,5 juta barel.
Penulis : Agus H
