Jakarta, TopBusiness – Pelaku pasar masih terus khawatir terkait jumlah lebih pasokan minyak mentah dunia. Sehingga, harga emas hitam itu pun bergerak variatif.
Di New York Mercantile Exchange, jenis minyak west texas intermediate untuk pengiriman November melemah USD 0,08 menjadi USD 56,41 per barel. Sementara, di London ICE Futures Exchange atas brent untuk pengiriman November bertambah USD 0,35 menjadi USD 62,72.
Sejumlah ekonom menyatakan, data makroekonomi yang dirilis memperlihatkan pertumbuhan lemah, sehingga potensi terjadi penyusutan permintaan minyak mentah. Padahal, persediaan minyak mentah komersial Amerika terangkat 2,4 juta barel bila dibandingkan seminggu sebelumnya.
Data memperlihatkan, pasokan minyak masih akan melampaui permintaan bahkan pada saat produksi minyak Saudi Arabia tengah turun, menyusul serangan drone.
Penulis : Agus H
