
Jakarta, businessnews.id — Menurut Direktur utama IndoPrimer Invesment, Jhon D. Item, anjloknya IHSG (Indeks Harga Saham Gabungan) diperkirakan hanya sementara.
“Ini hanya sementara karena adanya sentimen negatif dari imbas diputuskanya pemilihan kepala daerah (pilkada) melalui DPRD (Dewan Perwakilan Rakyat Daerah),“ terang dia di Jakarta (26/9/2014).
Ia menilai, ditetapkannya pilkada melalui DPRD dianggap pasar sebagai kemunduran demokrasi yang telah berlangsung selama ini.
“Tapi fenomena ini hanyaakan berlangsung sementara,“ dia menegaskan.
Berdasarkan data transaksi RTI, di penutupan perdagangan kemarin, IHSG menurun 68,81 poin atau -1,32% menjadi 5132,563.
Total nilai transaksi sepanjang hari itu, di Rp 6,98 triliun.
Investor asing lebih cenderung menjual saham, sementara investor lokal sebaliknya.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz
Editor: Achmad Adhito