TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Basel Sebaiknya Mudah Implementasi di Bank Negara Berkembang

Nurdian Akhmad
27 September 2014 | 11:29
rubrik: Business Info
Ilustrasi/Istimewa
Ilustrasi/Istimewa

Jakarta, businessnews.id — Ketua Dewan Komisioner Otoritas jasa Keuangan (OJK) Muliaman D. Hadad menyampaikan bahwa inisiatif yang dikeluarkan oleh BCBS (Basel Committee on Banking Supervision) harus mudah diimplementasikan di negara-negara berkembang.

“Termasuk di Indonesia, khususnya terkait dengan penggunaan model-model kuantitatif yang dirasa terlalu kompleks,” katanya dalam keterangan pers (26/9/2014).

Ia menambahkan, pendekatan-pendekatan tersebut harus sederhana dan mudah diimplementasikan sehingga mudah dipahami, tidak hanya untuk industri tetapi juga oleh pengawas.

Belakangan ini, banyak diperkenalkan model kompleks untuk mengukur risk sensitivity yang dalam pelaksanaannya cukup sulit untuk dilakukan.

Sehingga, perlu keseimbangan antara risk sensitivity, simplicity, dan implementability tanpa mengurangi kemampuan untuk memantau risiko.

Penerapan berbagai standar/inisiatif yang diusung Basel Committee ini harus dapat diterapkan di negara berkembang yang memiliki keterbatasan infrastruktur.

Misalnya penerapkan prudential framework yang lebih risk sensitive memang diperlukan dan harus diterapkan, namun prinsip-prinsip Basel yang dikeluarkan harus: sederhana sehingga mudah dipahami; efektif namun tidak terlalu kompleks sehingga mudah diimplementasikan; dan bukan sesuatu yang rumit yang menyebabkan sedikit orang yang memahami dan sulit diterapkan serta menciptakan tingginya compliance cost.

Untuk itu, OJK akan memerjuangkan untuk ada perwakilan dari Indonesia dalam beberapa Working Group di Basel Committee untuk menyuarakan perhatian OJK atas isu ini.

Terkait dengan penerapan Basel III di Indonesia, Muliaman menyampaikan bahwa penerapan Inisiatif Basel III ini akan diprioritaskan pada bank yang telah beroperasi di skala internasional.

“OJK akan mempelajari dengan baik penerapan Basel III ini dengan memertimbangkan aturan-aturan yang telah ada dan karakteristik industri perbankan Indonesia.”

Penulis/Peliput: Abdul Aziz

Editor: Achmad Adhito

 

BACA JUGA:   Ada Perang Dagang, OJK Sebut Pasar Keuangan Stabil
Tags: bankbasel iii
Previous Post

Anjloknya IHSG Hanya Sementara dan Karena Putusan Pilkada Langsung

Next Post

CareerBuilder.co.id Gelar Bursa Kerja Gratis di SMESCO

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR