TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

Ekonomi Syariah Siap Hadapi Era MEA 2015

Nurdian Akhmad
11 October 2014 | 21:08
rubrik: Business Info, Ekonomi

photo okeJakarta, businessnews.id – Industri perbankan Syariah di Indonesia  membutuhkan kesiapan baik dari pelaku maupun regulator dalam menghdapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015 sebagai momentum liberalisasi pasar perdagangan ASEAN. Pastinya,  ekonomi Indonesia akan cerah karena selain  ditopang kekayaan alam  yang berlimpah yang merupakan dasar ekonomi yang kuat, juga ketersediaan SDM yang mumpuni.

Terkait SDM berkualitas,  Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) berkomitmen untuk  berperan serta dalam mewujudkan pengembangan SDM berbasis kompetensi, baik di bidang ekonomi dan keuangan syariah. Diharapkan terwujudnya suatu standarisasi kompetensi bagi pengembangan SDM ekonomi  dan keuangan syariah yang kompetitif.

“Kami berupaya menghasilkan lulusan atau  sumber daya berkualitas dan memiliki daya saing yang tinggi. Hal ini menjadi penting, mengingat tahun 2015 Indonesia akan menjadi salah satu aktor dalam Komunitas ASEAN,” ungkap Rektor Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama), Prof. Dr. H. Sunarto, M.SI, di sela  Seminar Nasional Ekonomi Syariah Indonesia Menghadapi MEA 2015 bertema ‘Penyiapan SDM Berbasis Kompetensi Syariah dalam Pengembangan Perbankan Syariah Era MEA 2015’ di Kampus FKG Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama), Bintaro, Jakarta,(11/10)

Dikatakan, trend  industri keuangan syariah dari tahun ke tahun semakin meningkat, baik dilihat dari total asset, pembiayaan yang diberikan, dana pihak ketiga maupun rasio-rasio keuangan yang semakin membalik. “Dengan demikian tidak ada keraguan bagi kita untuk berperan aktif dalam pengembangan ekonomi syariah di Tanah air,” kata Sunarto.

Praktisi ekonomi syariah dari Bank Panin  Syariah Deny Hendrawati menegaskan  bahwa Indonesia memiliki potensi yang besar jelang MEA 2014, biak dari segi jumlah penduduk besar dengan  dominasi penduduk usia muda. Kemudian penduduk usia kerja meningkat,  pertumbuhan kelompok masyarakat menengah yang pesat dan pasar  domestik yang kuat. “Ekonomi Indonesia akan cerah karena ditopang kekayaan alam yang berlimpah yang merupakan dasar ekonomi yang kuat,” jelas dia.

BACA JUGA:   Pengguna Tol Japek Diminta Waspada, Ada Pemasangan Gelagar Jembatan

Sebelumnya, Dewan Ikatan Ahli Ekonomi Islam (IAEI) Indonesia Mustafa Edwin Nasution mengungkapkan ekonomi syariah belum berkembang dengan baik. Pangsa pasar perbankan syariah belum mencapai lima persen. Namun masyarakat Indonesia yang jumlah penduduknya lebih dari 250 juta jiwa dan  memiliki kekayaan alam yang melimpah, namun sayangnya  belum digarap optimal. Sehungga MEA belum belum tentu menjadikan masyarakat sejahtera. Secara teoritis memang bisa meningkatkan kesejahteraan karena pasar bertambah besar, pendapatan semakin bertambah dan kemiskinan berkurang

Indonesia, lanjut dia,  memiliki penduduk besar tapi pendapatan per kapita masih jauh dibandingkan Malaysia dan Singapura. Pendapatan per kapita Indonesia hanya US$ 4.700. Sedangkan Malaysia US$ 13.000 dan Singapura US$ 51.000 per  tahun.”Keadilan dalam mendukung rakyatnya berusaha harus ditegakkan. Setiap orang bisa melakukan usaha. Jangan ada  hambatan dan infrastruktur dibenahi,” jelas dia. (red/ju)

Tags: Universitas Prof. Dr. Moestopo
Previous Post

Perusahaan Besar Indonesia Sangat Hati-hati Kelola Keuangan

Next Post

Non-Jawa Potensial Industri Jangan Dijadikan Penonton

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR