Jakarta, TopBusiness – Indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia hingga penutupan perdagangan Senin (09/12) lebih tinggi 6,92 poin, atau setara dengan 0,11 persen ke posisi 6.193,791. Pelaku pasar mengikuti siklus kebiasaan bulan Desember yang cenderung positif.
Pelaku pasar memanfaatkan momentum Desember yang biasanya ‘menghijau’. Kendati begitu, pergerakan cenderung terbatas, menyusul berita soal ekspor China mengalami penurunan sebesar 1,1 persen pada November 2019, atau lebih rendah dari Oktober 0,9 persen. Sebaliknya, impor naik 0,3 persen dari tahun sebelumnya.
Kemudian, menantikan rapat kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal Reserve (FOMC).
Suasana di pasar reguler berlangsung normal dengan volume mencapai 9.079.923.380 unit, dan frekuensi sebanyak 516.496 kali senilai Rp 6,414 triliun. Beberapa saham mengalami peningkatan harga, diantaranya, PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) Rp 80 ke level Rp 3.790, diikuti PT Bukaka Teknik Utama Tbk (BUKK) Rp 20 ke level Rp 1.620, dan PT Waskita Karya (Persero) Tbk (WSKT) Rp 50 ke level Rp 1.470 per unit.
Penulis: Agus H
