
Jakarta, businessnews.id — Bank Negara Indonesia tengah merencanakan optimalisasi layanan perbankan dengan metode digital online. Sehingga sebanyak 26 ribu karyawan bisa melayani nasabah dari luar kantor.
Dari 26 ribu karyawan itu, menurut Direktur Utama BNI Gatot Suwondo di Jakarta hari ini (28/10/2014), 51 persen berjenis kelamin wanita.
“Kami ingin mengembalikan kodrat wanita yakni mengurus rumah tangga, namun tetap bisa bekerja dengan menggunakan saran IT (information technology),” dia berkata.
Melayani dari rumah itu bukan hanya hubungan antara customer dengan BNI, tetapi bisa lebih luas. “Kami siapkan platform-nya,” tambah dia.
Hal itu sebagai bagian dari pelayanan digital yang optimal, yang dengan demikian menambah jumlah jaringan.
“Tetapi, ini bukan berarti bahwa kami akan mengurangi jumlah karyawan. Nanti karyawan bisa bekerja dari rumah. Kami sedang menyiapkan itu,” kata Gatot.
Lebih lanjut Gatot mengatakan, langkah mengoptimalkan pelayanan secara digital ini tidak terlepas dari salah satu upaya BNI untuk meningkatkan daya saing perusahaan saat menghadapi pasar bebas dalam kerangka Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) 2015.
“Karena, selain masalah MEA, kita harus menghadapi nasabah generasi Y. Maka mulailah untuk berpikir go digital,” tegasnya.
Penulis/Peliput: Abdul Aziz
Editor: Achmad Adhito