TopBusiness
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR
No Result
View All Result
TopBusiness
No Result
View All Result

BNI Asset Management Terbitkan ETF Basis Lingkungan

Busthomi
9 January 2020 | 12:47
rubrik: Capital Market
Ilustrasi: Istimewa

Ilustrasi: Istimewa

Jakarta, TopBusiness—Tren investasi pada perusahaan yang peduli terhadap ramah lingkungan, memiliki dampak sosial, serta menjalankan tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), semakin menjadi pertimbangan dan pilihan investasi bagi investor global dan domestik.

Dengan mempertimbangkan ketiga aspek tersebut (environment, social and governance/ESG), investor memperoleh portofolio emiten yang memiliki kualitas fundamental yang baik dan mencatatkan kinerja investasi baik serta sustainable dalam jangka panjang.

Searah dengan perkembangan tren industri investasi ini, di awal 2020 PT BNI Asset Management menerbitkan Reksa Dana Exchange Traded Fund (ETF) jenis ESG. Dengan nama Reksa Dana BNI-AM ETF MSCI ESG Leaders Indonesia (XBES). Itu resmi dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, hari ini.

Reksa Dana jenis ETF ini merupakan reksa dana ETF kedua yang diterbitkan BNI-AM setelah Reksa Dana BNI-AM Nusantara ETF MSCI Indonesia Equity Index (XBNI), pada 2018 yang lalu.

Jika dilihat dari terbitnya beberapa reksa dana ETF, XBES merupakan Reksa Dana ETF ke-39 yang telah dicatatkan dan diperdagangkan di BEI. Dan ini menjadi ETF pertama di 2020.

“Kami meluncurkan XBES untuk menyediakan varian produk bagi investor yang ingin berinvestasi di emiten berfundamental baik dan mempertimbangkan aspek ESG. ETF ini bisa diperdagangkan di pasar primer dan pasar sekunder,” tutur Reita Farianti, Direktur Utama BNI-AM.

Akhir-akhir ini tren investasi pada perusahaan yang ramah lingkungan dan memiliki jejak karbon yang ramah, semakin menjadi pilihan investor global. Ini menjadi dasar BNI-AM menerbitkan reksa dana ETF ini.

Saham emiten yang masuk ETF ini adalah perusahaan yang sangat concern dan memiliki scoring ESG yang paling baik di masing-masing sektornya.

BACA JUGA:   Reksa Dana Ini Kuasai 60% Pasar ETF

“Dan alasan lain mengapa kami memilih ETF ESG adalah perusahaan yang mampu menghasilkan imbal hasil tinggi dan sustainable dalam jangka panjang adalah perusahaan yang memiliki pengelolaan ESG baik. Good ESG menjadi indikator good management quality dan dalam jangka panjang turut kontribusi pada pertumbuhan perusahaan,” jelas Reita.

BNI-AM menggunakan indeks MSCI ESG Leaders Indonesia sebagai benchmark dengan pertimbangan, pertama, MSCI merupakan sebagai salah satu penyedia riset ESG terbaik di dunia dengan metodologi mengacu pada international practice.

Kedua, berpengalaman lebih dari 40 tahun dalam mengukur kinerja ESG perusahaan di seluruh dunia. Ketiga, riset MSCI telah menjadi acuan standar bagi top 46 asset manager dan 13.200 investor di seluruh dunia.

Keempat, telah diakui sebagai Gold Standard Provider ; dan kelima, telah melakukan rating ESG di lebih dari 7.000 ESG perusahaan.

Dan BNI-AM merupakan MI pertama yang meluncurkan reksa dana ETF dengan tema ESG di Indonesia yang menggunakan MSCI ESG Leaders sebagai benchmark.

Pertumbuhan investasi ETF cukup tinggi baik di pasar global dan domestik. ETF di Indonesia mencapai dana kelolaan sebesar Rp 11,59 triliun pada 2018 dan meningkat sebesar 33% menjadi Rp15,53 triliun pada 2019 (sampai akhir November 2019).

Adapun indeks MSCI ESG Leaders adalah indeks yang merepresentasikan kurang lebih 42% kapitalisasi pasar saham Indonesia dan memiliki free float yang tinggi. Kriteria ini ditetapkan oleh Morgan Stanley Capital International Limited (MSCI) yaitu suatu lembaga independen internasional penyedia jasa analisis investasi.

Saham-saham yang tercatat dalam Indeks MSCI ESG Leaders, untuk periode 29 November 2019-29 Mei 2020, terdiri dari 167 saham berkapitalisasi besar dan memiliki likuiditas (free float) yang tinggi. Saham-saham dalam indeks MSCI ESG Leaders ini banyak diperdagangkan oleh fund manager global.

BACA JUGA:   Pencatatan ETF di BEI Tertinggi di Asean

Dan nantinya setiap unit penyertaan reksa dana ini ditawarkan dengan harga yang sama dengan nilai aktiva bersih (NAB) awal yaitu sebesar Rp 1.000, pada tanggal penyerahan pertama kali yang ditetapkan BNI-AM sebagai manajer investasi penerbit reksa dana XBES.

Sumber Ilustrasi: Istimewa

Tags: bni asset managementetfreksadana lingkungan
Previous Post

Anak Usaha Jababeka Belum Sepakat dengan PLN

Next Post

Jual 2 Mall, Lippo Kantongi Rp 1,28 Triliun

Leave a Reply Cancel reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Info Iklan
  • Disclaimer
  • Email

TopBusiness - Inspire Great Business Performance | All Rights Reserved

  • Home
  • Economic
  • Business Info
  • Capital Market
  • Finance
  • BUMN
  • BUMD
  • DAERAH
  • Marketing
  • Event
  • CSR