Jakarta, TopBusiness – Pada pembukaan perdagangan hari ini, indeks harga saham gabungan atau IHSG di Bursa Efek Indonesia terpantau kehilangan 7,41 poin, atau setara dengan 0,12 persen ke level 6.275,96. Pelaku pasar mendalami data defisit transaksi perdagangan akhir tahun 2019 yang masih cukup tinggi, sehingga dijadikan sentimen negatif.
Indeks LQ-45 yang merupakan indeks dengan saham sebanyak 45 jenis terlikuid juga bergerak negatif 1,87 poin (0,18 persen) ke posisi 1.023,26. Pelaku pasar memperhatikan data defisit neraca perdagangan Desember sekitar USD 30 juta dan total hingga akhir 2019 USD 3,2 miliar.
Sejumlah bursa saham utama regional cenderung bergerak mixed. Misalnya, Kospi di bursa saham Seoul harus kehilangan 2,17 poin (0,10 persen) ke posisi 2.228,81 dan nikkei-225 di Bursa Efek Tokyo positif 51,69 poin (0,22 persen) menjadi 23.968,27.
Di Wall Street, New York. Indeks dow jones industrial average bertambah 90,55 poin (0,31 persen) menjadi 29.030,22 hingga akhir penutupan perdagangan waktu setempat. Indeks nasdaq 7,37 poin (0,08 persen) menjadi 9.258,70.
Fotographer: Rendy MR
